Bandarlampung (Netizenku.com): Tunjangan kinerja (Tukin) bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Bandarlampung belum cair sejak Januari. Hal tersebut lantaran pemerintah setempat belum menerima rekomendasi dari Kementerian dalam Negeri (Kemendagri).
Kepala BPKAD Bandarlampung, M Nur Ramdhan mengatakan, pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Kemendagri terkait tukin PNS. Setelah rekomendasi itu diterima maka tunjangan akan segera dicairkan.
Dalam 1 bulan, pemerintah menghabiskan anggaran Rp12 miliar untuk memberikan tukin bagi pegawai. Sehingga dibutuhkan anggaran sekitar Rp 24 miliar untuk mencair tukin Bulan Januari sampai Februari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau rekom turun segera kami bayarkan meski harus bertahap karena cukup besar anggarannya sampai Rp12 milyar untuk 1 bulan,” kata saat diwawancarai, Senin (6/3).
Ia menambahkan, pemerintah kota juga saat ini mengalami kesulitan untuk membayarkan gaji PNS. Sebab, DAU yang sebelumnya dibagi untuk 14 bulan, tahun ini hanya 12 bulan gaji.
Sehingga, kemungkinan untuk membayar gaji 13 dan 14 bagi PNS akan dibebankan ke dalam APBD. Hal itu mendorong pemerintah harus menyisihkan pendapatan.
“Kami memang akan kesulitan menyisihkannya, terlebih pendapatan pemkot juga saat ini belum stabil-stabil,” terangnya.
Selain tukin bagi PNS, pemerintah juga belum membayarkan gaji bagi pegawai honorer. Namun, hal itu saat ini dalam proses pencairan dan terbayar 100 persen pada 10 Maret mendatang.
“Kalau honor buat honorer sudah kita alokasikan untuk pembayaran bulan Januari dan diperkirakan tanggal 10 Maret beres,” tutupnya. (Luki)








