Tubaba Sandang Nilai Tertinggi Korsupgah KPK dalam Manajemen ASN

Redaksi

Rabu, 13 Mei 2020 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mendapatkan penilaian tertinggi dari Koordinator Unit Koordinasi dan Supervisi bidang Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam hal manajemen Aparatus Sipil Negara di lingkup pemkab setempat.

Penilaian Korsupgah KPK tersebut disampaikan langsung kepada Bupati Tubaba, Umar Ahmad, SP, bersama Wakil Bupati, Fauzi Hasan, SE.MM, Inspektur Inspektorat, Perana Putra, dan Asisten II, Lekok, dalam video conference (vicon) dengan Korsupgah KPK di ruang kerja bupati di kantor bupati setempat, Rabu (13/5).

\”Tubaba mendapatkan penilaian tertinggi dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Nanti pada tanggal 28 Juni 2020 ada rapat kembali dengan Korsupgah KPK, sehingga Tubaba ditunjuk untuk melakukan pemaparan soal manajemen ASN ini untuk dijadikan contoh bagi kabupaten/kota lain di Lampung,\” ungkap Umar Ahmad didampingi
Perana Putra.

Baca Juga  Ketua TP PKK Tubaba Tinjau Program TubabaQ Sehat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati menjelaskan, dalam melaksanakan supervisi KPK, Pemkab Tubaba terus membenahi dalam perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, masalah perizinan, masalah Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), masalah manajemen ASN, optimalisasi pendapatan, manajemen aset, dan yang terakhir terkait tata kelola Dana Desa (DD).

Baca Juga  Sekda Tubaba dan KPK Bahas Perbaikan Layanan Publik, Pemanfaatan Ruang, dan Tindak Lanjut Temuan BPK

\”Kedelapan item tersebut sesuai indikatornya setiap triwulan kita laporkan ke KPK. Dan Alhamdulillah Tubaba hasil penilaian yang tertinggi adalah dalam manajemen ASN sementara yang terendah yakni dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa, ini lantaran tahun lalu 2019 untuk pengadaan barang dan jasa masih berbentuk Kelompok Keja (Pokja), namun untuk tahun ini sudah kita terapkan permanen melalui Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ),\” papar Umar.

Menurutnya, tahun 2020 Pemkab Tubaba akan fokus dalam hal manajemen aset dan pelayanan perizina satu pintu. Sebab, dalam manajemen aset ini setelah kita petakan salahsatunya item benda tidak bergerak seperti tanah milik pemerintah daerah banyak yang belum memiliki sertifikat.

Baca Juga  Novianti Novriwan Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Tubaba

\”Belum adanya sertifikat tanah seperti bangunan sekolah, puskes ini karena memang dibangunnya waktu zaman masih Kabupaten Lampung Utara atau Tulangbawang. Nah, soal aset tanah ini akan kita urus sertifikatnya apalagi pemerintah daerah sudah ada MoU dengan BPN soal sertifikasi tanah aset pemerintah. Yang agak riskan ini memang masalah aset, dan ini menjadi fokus utama dalam pembenahan hasil supervisi Korsupgah KPK,\” tutupnya. (Arie/Len)

Berita Terkait

Pemkab Tubaba Identifikasi Kebutuhan SMP Karya Bhakti untuk Perbaikan Fasilitas Belajar
Pilkati Serentak Tubaba 2026, Para Bakal Calon Jalani Verifikasi Administrasi
Enam Pelajar Tubaba Berangkat ke Sekolah Rakyat, Pemkab dan BAZNAS Siapkan Dukungan Pendidikan
Bupati Tubaba Teken MoU dengan UMJ, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan
BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro
Dishub Tubaba Mulai Susun Andalalin Pembangunan Sekolah Rakyat
Sekda Tubaba Iwan Mursalin Perkuat Sinergi Pemerintahan se-Lampung Lewat Retreat
Bupati Tubaba Ikuti Rapat Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Fiskal dan Tata Kelola Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB