Tubaba Art Festival Bakal Angkat Sosok Bunian

Redaksi

Kamis, 3 November 2022 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Tubaba Art Festival (TAF) ke-6 bakal dimeriahkan dengan penampilan anak-anak potensial yang mementaskan seni teater mengangkat sosok Bunian.

Hal tersebut disampaikan Direktur Sekolah Seni Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Semi Ikra Anggara, saat melakukan konferensi pers di Kafe Space Nughik, Komplek Uluan Nughik, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (3/11).

Diketahui, sosok Bunian merupakan sebuah makhluk mitologi yang sering diucapkan oleh Bupati Tubaba periode 2017-2022, Umar Ahmad saat menyampaikan sambutan diberbagai acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Teater anak adalah karya yang durasi penciptaanya paling panjang dalam festival ini, bocah-bocah berusia 6-15 tahun berlatih hampir satu tahun demi mementaskan lakon “Bunian” sebuah lakon pendidikan karakter yang memunculkan watak hantu baik yang mengajarkan respek, sopan santun, solidaritas dan kecintaan terhadap lingkungan,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Ia menjelaskan, teater ini ramai dengan tarian, musik dan permainan aktor-aktornya yang natural. Sedangkan pameran Seni Rupa Anak, kembali akan memamerkan karya “Perjalanan Karet”, sebuah karya seni rupa lintas media berdasarkan riset kehidupan sehari-hari masyarakat petani karet di Tubaba.

Baca Juga  SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api

Ia mengatakan, beberapa karya berupaya membuat terobosan estetika; karya tari Site Specifik akan dipentaskan di pasar ikonik besutan Andra Matin, Pasar Pulung Kencana. Para penari memungut berbagai tanda yang terhampar dari ruang dan fenomena pasar lantas dipresentasikan melalui vocabulari gerak hasil temuan mereka sendiri;

Selain beberapa karya tersebut, lanjutnya, masih banyak beberapa penampilan kesenian, workshop dan lokakarya. Di antaranya adalah: pameran keramik di Studio Tanoh Nughik, peluncuran buku antologi puisi-cerpen siswa-siswi Tubaba, pertunjukan musik dari Jogja kembali, sebuah kelompok musik Hibrida yang digawangi mahasiswa dan mahasiswi Tubaba yang sedang menempuh pendidikan seni musik di kota Jogjakarta, pemutaran film karya komunitas, dan beberapa lokakarya.

Perlu diketahui, kata Semi, TAF yang keenam ini tidak diselenggarakan Sekolah Seni bersama dengan Pemkab Tubaba. Tapi diselenggarakan oleh Sekolah Seni Tubaba atau yayasan pendidikan seni dan ekologi sendiri.

Baca Juga  Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga

“Kami mendapatkan dana hibah sebesar Rp400 juta. Untuk menyelenggarakan kegiatan ini,” kata dia.

Diketahui, kegiatan TAF yang keenam ini diproyeksikan terwujud secara trilogis, diadakan dari tahun 2022, 2023, dan berakhir di 2024. Dengan mengusung tema utama “SELF & SPACE”, festival ini meneguhkan dua hal yaitu persoalan diri dan ruang: hubungan antara seseorang dan hunian yang saling membentuk dan dibentuk.

TAF akan dilaksanakan dari tanggal 4 sampai 6 November 2022. Dan digelar secara tersebar di berbagai venue: Kota Budaya Uluan Nughik, Tiyuh-tiyuh, Studio Tanoh Nughik, Bioskop Bekas Sinar Jaya, Sesat Agung Bumi Gayo Ragem Sai Mangi Wawai dan Pasar Pulung Kencana.

Kata Semi, Sub tema tahun ini adalah “Terrace of Awareness”: bahwa pelataran teras, yang dibayangkan sebagai ruang terdepan dari sebuah rumah adalah tempat dimana aktivitas perkenalan/ perjumpaan bermula, maka teras menjadi pilihan untuk memulai festival sebagai undangan berkunjung: berjumpa dan bercengkerama dalam perayaan kesenian.

Teras kesadaran adalah upaya tubaba untuk memperkenalkan segala kesenian yang telah diracik dan dimasak hampir sepanjang tahun di dalam “Rumah Tubaba” untuk kemudian disajikan kepada para warga dan tamu festival, yang terbagi menjadi tiga menu utama: pertunjukan, pameran/pemutaran film dan lokakarya.

Baca Juga  Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

Adapun, beberapa kegiatan yang akan dilakukan selama tiga hari yakni, pembukaan dengan persembahan tari Sigeh Penguten, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Direktur Sekolah Seni Tubaba dan Pj Bupati.

Dilanjutkan dengan Bazar UMKM, Open House Rumah Badik, Open House Tubaba Cerdas, pameran seni rupa A dan B. Pameran Keramik Tanoh Nughik yang dilaksanakan selama acara berlangsung.

Kemudian, penampilan musik akustik, launching sekaligus diskusi buku yang berjudul Utara Selatan Sungai dan Rahasia Kesaktian Raja Tua dan Workshop Keramik. Serta di malam hari pertunjukan musik Ijotafara dan pemutaran film.

Hari kedua, penampilan teater musikal anak Bunian, musik Jogja Kembali. Dan di hari ketiga, pelaksanaan potong nasi tumpeng, pementasan tari Nenemo, dan pementasan tari Site Specific Dance Pasar Pulung. (Arie/Leni)

Berita Terkait

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis
SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api
DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah
Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak
Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut
Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:37 WIB