TP PKK Tubaba Fokus Sampah Plastik dan Stunting

Redaksi

Rabu, 10 April 2019 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), fokuskan program kerja dalam pengurangan, penanganan sampah plastik dan kekurangan gizi (stunting) terhadap anak-anak di kabupaten setempat.

Hal tersebut diungkapkan Ketua TP-PKK Tubaba Ny Kornelia Umar Ahmad dalam rapat konsultasi (Rakon) di ruang rapat bupati di Kantor Bupati, Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Rabu (10/4).

\”Salah satu hal yang perlu mendapat perhatian dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran pelaksanaan program yang harus dilaksanakan di antaranya pengurangan penanganan sampah plastik dan stunting atau kekurangan gizi,\” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kornelia menjelaskan, pengurangan dan penanganan sampah plastik mengacu pada pada Perpres Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga, yaitu jumlah pengurangan sampah plastik 30 persen pada 2025.

Baca Juga  Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga

\”Produksi sampah plastik memang sulit dihentikan, namun sangat mungkin untuk dikurangi terutama dengan mengubah kebiasaan kecil di rumah,\” paparnya.

Menurutnya, upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi sampah plastik diantaranya: Pertama, manfaatkan kantong atau wadah dari plastik yang ada, seperti Kantong plastik yang dapatkan dari pasar sebaiknya tidak langsung dibuang sehingga kita bisa menggunakannya lagi di kemudian hari;

Kedua, membatasi pemakaian kemasan plastik, Sisa kemasan adalah jenis sampah plastik yang paling banyak kita hasilkan sehari-hari. Contohnya shampo kemasan sachet; Ketiga, membawa tas belanjaan sendiri, bawa selalu tas kanvas ke mana pun kita pergi sehingga tidak perlu lagi membungkus belanjaan dengan kantong plastik.

Selanjutnya, keempat, kurangi memesan makanan, masaklah makanan sendiri. Kelima, gunakan peralatan makanan dan botol minuman sendiri. Keenam, kurangi penggunaan sedotan plastik. Ketujuh, simpan makanan dalam toples kaca, dan kedelapan, olah sampah plastik jadi barang baru

Baca Juga  830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba

\”Upaya penanganan atau pengurangan sampah plastik ini sangat penting untuk kita sosialisasikan serta laksanakan, dan hendaknya kita jadikan sebagai salah satu program kegiatan PKK Tubaba,\” jelasnya.

Hal lain yang perlu mendapat perhatian, lanjut dia, adalah permasalahan stunting, yaitu sebuah kondisi di mana tinggi badan seseorang ternyata lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain pada umumnya. Adapun penyebab anak terkena stunting adalah  faktor gizi buruk dan faktor penyakit lain seperti diare,

\”Penyakit Stunting memiliki dampak yang sangat buruk yaitu selain bentuk tubuh anak yang pendek, perkembangan otak anak stunting menurun sebanyak 30 persen dari anak yang normal,\” terangnya.

Baca Juga  Tubaba Resmi Terapkan Sinergi Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial

Kornelia menambahkan, mengingat bahaya Stunting begitu berdampak besar pada pertumbuhan anak, maka perlu ada penanganan serius dengan memberikan asupan gizi pada ibu hamil dan balita serta menjaga lingkungan agar tetap bersih,\”Program penanganan stunting ini pun perlu kita  rancang untuk dilaksanakan, tentunya melalui kerjasama dan sinergi di antara unsur terkait yang ada di daerah ini,\” pungkasnya.

Sementara Bupati Tubaba Umar Ahmad mengharapkan dari Rakon TP-PKK tentunya adalah pertanggungjawaban pelaksanaan Program Kerja Tim Penggerak PKK Kabupaten Tahun 2018 dan menyusun program kerja tahun 2019 serta terwujudnya sinergi di antara program-program PKK dengan program sektoral yang ada di Kecamatan, Tiyuh dan kelurahan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas program. (Arie)

Berita Terkait

Resital Sekolah Seni Tubaba Jadi Refleksi 10 Tahun Pengembangan Kebudayaan
Ratusan Peserta Meriahkan Color Run Remind Festival 2026 di Tubaba
Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis
Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia
830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba
Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Koperasi Merah Putih di Tubaba
Tubaba Resmi Terapkan Sinergi Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial
DPRD Tubaba Desak Pemkab Tuntaskan Siltap Aparatur Tiyuh dan Gaji ke-13 ASN

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:35 WIB

Dua Pemuda Pringsewu Diamankan usai Curi HP

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:33 WIB

Wabup Pringsewu Perkuat Sinergi dengan DMI

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:16 WIB

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:24 WIB

Dua Remaja Hanyut di Way Sekampung Ditemukan Meninggal

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:21 WIB

DPRD Pringsewu Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:19 WIB

Bupati Pringsewu Lantik 36 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:58 WIB

Hari Bhayangkara, Polres Pringsewu Perkuat Komitmen Pelayanan

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:55 WIB

Satu Abad Podorejo, Wabup Pringsewu Ajak Warga Lestarikan Sejarah

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Resital Sekolah Seni Tubaba Jadi Refleksi 10 Tahun Pengembangan Kebudayaan

Sabtu, 11 Jul 2026 - 22:14 WIB

Tulang Bawang Barat

Ratusan Peserta Meriahkan Color Run Remind Festival 2026 di Tubaba

Sabtu, 11 Jul 2026 - 22:09 WIB

Lampung

PPM Bandar Lampung Turut Sukseskan Gerakan Radin Inten Asri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 13:01 WIB

Tulang Bawang Barat

Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis

Jumat, 10 Jul 2026 - 20:30 WIB

Tulang Bawang Barat

Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia

Jumat, 10 Jul 2026 - 20:28 WIB