Tiga Aleg DPRD Lampung Hijrah ke Demokrat

Redaksi

Selasa, 17 Juli 2018 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dua politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung, Midi Ismanto dan Khaidir Bujung resmi mendaftarkan dirinya sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari Partai Demokrat.

Hijrahnya Midi dan Bujung ke partai berlambang Mercy ini juga rupanya diikuti oleh salah satu pentolan Partai Hanura Lampung, Yozi Rizal.

Hal ini dikatakan Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung, Fajrun Najjah Ahmad saat mendaftarkan para Bacalegnya di Kantor KPU Lampung, Selasa (17/7) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fajrun yang mewakili Ketua DPD Demokrat sekaligus Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo, mengatakan bahwa kehadiran wajah-wajar baru macam Midi, Bujung maupun Yozi, diyakininya bakal menambah kekuatan Partai besutan SBY itu ke depan.

\”Demokrat buka selebar-lebarnya bagi sahabat-sahabat yang akan bergabung dengan kami, seperti ketiga aleg tersebut. Tentunya, kehadiran mereka bakal menambah moral perjuangan,\” ujar Fajar, yabg hadir bersama jajaran Partai Demokrat Lampung.

Seperti halnya Midi Ismanto, kata dia, Politisi PKB asal Lamteng tersebut tentunya diharapkan menambah perolehan kuris Demokrat dari dapil Lamteng, dimana pada Pileg  2014 lalu, Demikrat dapil Lamteng hanya mampu menyumbangkan dua kursi legislatif DPRD Lampung.

\”Kursi kita di dapil Lamteng ada dua, mudah-mudahan dengan hadirnya beliau (Midi) mamou menambah jumlah kursi menjadi tiga, kita ootimis itu,\” ucapnya.

Sementara itu, kata Fajar, dua anggota Fraksi Demokrat Lampung, Moses Herman dan Hartarto Lojaya tidak kembali maju menjadi aleg dari partainya. Fajar pun belum nengetahui pasti penyebabnya.

\”Pak Moses dan Hartarto dikabarkan tidak maju lagi, sedangkan Pak Imer Darius dan Agus Revolusi resmi maju di DPR RI,\” jelasnya. (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB