Terkesan Asal Jadi, Kondisi Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Tubaba Mengkhawatirkan

Redaksi

Selasa, 10 Juli 2018 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Soal keluhan masyarakat di Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang meminta pembangunan jembatan di Tiyuh Mulyajadi dibongkar dan dibangun kembali, mendapat respon dari wakil rakyat setempat.

Sebab, pembangunan jembatan tersebut terkesan asal jadi lantaran sudah terlihat beberapa keretakan di badan dan taludnya.

Anggota DPRD Tulangbawang Barat Dapil tiga, Baharuddin, mengatakan bahwa pekerjaan jembatan tersebut milik Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Lampung. Yabg menjadi sorotan di lokasi, rekanan terkesan mengerjakannya asal jadi dan tidak ada plank proyek.

\”Jembatan ini dikerjakan pada Bulan puasa kemarin, dan sekarang sudah terjadi keretakan di beberapa titik, bahkan posisi bok sudah miring ke timur,\” ungkapnya, melalui via telepon kepada¬†Netizenku.com, Selasa (10/7).

\"\"

Terlebih, lanjut dia, bagian talud jembatan yang berada di ruas jalan provinsi tersebut sudah terlihat mulai longsor, dikhawatirkan jembatan tersebut ambruk. Selain memutus akses, juga akan merugikan negara karena menghabiskan anggaran ratusan juta, rupiah.

Baca Juga  Umar Ahmad: Tubaba Harus Bebas Virus Rubella

\”Jembatan tersebut berada di Tiyuh Mulyojadi di ruas jalan provinsi yang menghubungkan antara Kecamatan Gunung Terang dengan Kecamatan Batu Putih, jalan ini juga penghubung ke Kabupaten Way Kanan,\” paparnya.

Atas kerusakan tersebut, pengguna jalan khawatir saat melintasi jembatan tersebut, terutama kendaran roda empat yang bermuatan, akan terperosok. Sebab, selain taludnya tidak kokoh, badan jembatannya pun sudah terlihat banyak keretakan bahkan posisinya sudah miring. \”Pekerjaan ini tidak wajar. Dibangun Bulan puasa kemarin, sekarang sudah terlihat tanda-tanda kerusakan,\” terang Bahar.

Baca Juga  Ditinggal Merantau Suaminya, M Jadi Korban Perkosaan dan Pembunuhan

Menurutnya, sejak awal pengerjaan proyek jembatan tersebut, dirinya sudah melihat gelagat atau i\’tikad yang tak baik dari pihak rekanan, lantaran tidak memasang plank proyek. Dan ketika ditanya siapa pemborongnya, pekerja mengungkapkan tidak tahu-menahu, selebihnya hanya disuruh untuk bekerja.

\”Dinas PU Provinsi harus tegas, cek kondisi bangunan dan merekomendasikan agar rekanan membongkar jembatan dan dikerjakan ulang. Sebab, kalau dibiarkan, khawatir semakin ambruk dan memakan korban jiwa. Sekarang yang retak cuma dipoles pakai adukan,\” pungkasnya. (Arie)

Berita Terkait

Kapolres-Forkopimda Tubaba Cek Ketersediaan Sembako Jelang Ramadhan
IOH-Lintasarta Jalin Kerja Sama Strategis dengan Pemkab Tubaba
Pj Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan Beras di 2 Kecamatan
Diskeswan Tubaba Sekolah Lapang Pembibitan Hewan Ternak Ruminansia
Puluhan Wartawan Tubaba Bertolak Hadiri HPN di Jakarta
Firsada Tinjau Pemilu Serentak di TPS
Firsada: Pemilu Tunjukkan Kedewasaan Bangsa yang Demokratis
Nasdem Tubaba Siapkan 1066 Saksi Kawal Amin

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 19:48 WIB

FMPB Endus Dugaan Mark Up Anggaran Papan Informasi KPU Pesawaran

Senin, 19 Februari 2024 - 18:23 WIB

Pesawaran Prioritas Lokus Stunting Sejak 2020

Minggu, 11 Februari 2024 - 14:38 WIB

Bupati Pesawaran Lepas Logistik Pemilu 2024

Kamis, 8 Februari 2024 - 20:48 WIB

Dugaan Penyimpangan, FMPB akan Laporkan CV Alfatih Perkasa ke APH

Rabu, 7 Februari 2024 - 10:12 WIB

Klarifikasi, Sejumlah Warga Tanjung Kemala Penuhi Panggilan Polres Pesawaran

Selasa, 6 Februari 2024 - 20:16 WIB

Dendi Rakor Persiapan Pemantauan Pemilu 2024

Jumat, 2 Februari 2024 - 09:20 WIB

AKP Mulyadi Mendapat Kenaikan Pangkat Pengabdian Polres Pesawaran

Kamis, 1 Februari 2024 - 20:22 WIB

Pasca Tsunami, Pustu Pulau Legundi Memprihatinkan

Berita Terbaru

Metro

Bangkit Haryo Utomo Buka Safari Dongeng Kota Metro

Sabtu, 24 Feb 2024 - 16:49 WIB

Petugas KPPS Bandarlampung ketika menghitung suara. Foto: Luki.

Lampung

332 Anggota KPPS Dirawat, 5 Dinyatakan Meninggal

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:31 WIB

Tanggamus

PPP-PKS Bersaing Ketat Perebutkan Kursi Legislatif Tanggamus

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:31 WIB