Stan Dekranasda Bandarlampung Ramai Dikunjungi di Festival Kemilau Tapis

Redaksi

Rabu, 24 November 2021 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stan pameran Dekranasda Bandarlalmpung ramai dikunjungi masyarakat pada Festival Kemilau Tapis Lampung, Hotel Sheraton, Bandarlampung, Rabu (24/11). Foto: Netizenku.com

Stan pameran Dekranasda Bandarlalmpung ramai dikunjungi masyarakat pada Festival Kemilau Tapis Lampung, Hotel Sheraton, Bandarlampung, Rabu (24/11). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Stan pameran kain tapis Dekranasda Bandarlampung di Festival Kemilau Tapis, Hotel Sheraton, ramai dikunjungi warga, Rabu (24/11).

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi resmi membuka Festival Kemilau Tapis “Spirit of Tapis” di Hotel Sheraton, Kota Bandarlampung, 24-26 November 2021.

Marketing Dekranasda Bandarlampung, Riska, menjelaskan pihaknya memamerkan 50-an produk unggulan UMKM perajin kain tapis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

“Ada cloth tapis, kikat (ikat kepala), peci, kemeja, top bag, tempat tisu, taplak meja, dan aksesoris souvenir seperti tali gantungan kunci,” kata dia.

Kemudian kain Tapis Jung Sarat Kembang Suluh, kain Inuh, Tanggeng Tanoh Lada Hijau. Ada juga Tapis Cantik Mulang Tiyuh milik Sanggar Rahayu Gallery.

Baca Juga: Tapis Cantik Mulang Tiyuh Jadi Rebutan di Festival Kemilau Tapis

“Di masa pandemi kita lebih banyak jual online, mengirim ke luar kota, paling banyak ke Jakarta,” ujar dia.

Baca Juga  Massa AMAL MBG Gelar Aksi di Tugu Adipura, Desak Program MBG Tetap Dilanjutkan

Produk-produk UMKM ini dijual dengan harga bervariasi. Untuk aksesoris dari harga Rp55 ribu sampai Rp150 ribu. Sementara kain tapis mulai dari harga Rp7 juta.

Ketua Dekranasda Lampung, Riana Sari Arinal, dalam sambutannya mengatakan kain tapis yang sarat makna simbolis dan digunakan dalam upacara adat Lampung Saibatin dan Pepadun, saat ini, berkembang menjadi fesyen.

Baca Juga  Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

“Seiring perkembangan zaman, kain tapis berkembang menjadi fesyen yang kreatif dan modern, dan bernilai ekonomi tinggi. Mulai dari aksesoris, craft, art interior, busana, yang unik dan berkualitas,” kata dia.

Istri Gubernur Lampung ini mengajak masyarakat Lampung bersama-sama memakai produk daerah yang sudah semakin berkualitas dan menarik tidak kalah dari produk kriya luar daerah Lampung. (Josua)

Berita Terkait

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Senin, 6 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:00 WIB

DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB