oleh

Singgah ke Tubaba, Syaikh Ali Curhat Kondisi Palestina

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Syaikh Ali Al Jadbah, warga Gaza Palestina, melakukan safari ramadhan sekaligus penggalangan dana (donasi) peduli kemanusiaan rakyat palestina di

Kampung Muslimin, Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Senin (28/5) subuh dini hari.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh organisasi kemanusiaan Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP) dan relawan Alquds Valonteer Internasional (AVI).

Syaikh Ali Aljadbah mengatakan dirinya datang ke Indonesia guna menyampaikan rasa rindu rakyat Palestina kepada rakyat Indonesia yang juga mencintai Palestina, Alquds Masjidil Aqsa, dan Gaza, serta menjelaskan apa yang terjadi di Gaza, Palestina dan melakukan penggalangan dana (donasi) yang akan dikirim ke Palestina di akhir Ramadahan 1439 H mendatang.

\”Di antara masyarakat Palestina dengan Masyarakat Indonesia ada hubungan yang kuat, hubungan satu Aqidah, satu Agama dan itulah yang mempersatukan kita,\” kata dia yang diterjemahkan oleh Ustadz Saifudin, di Masjid Taqwa, Senin (28/5).

Syaikh Ali juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan dukungan masyarakat Indonesia dari dulu hingga saat ini guna perjuangan Negara Palestina untuk memperoleh kemerdekaan. Di antara dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri, masyarakat Indonesia secara langsung, melalui NJO, dan lembaga-lembaga sosial kemanusiaan guna memberikan dukungan bagi saudara kita di Palestina yang sedang dijajah oleh Zionis Israel.

Baca Juga  Pelepasan Masa Purnabakti Plt. Kadishut Wiyogo Supriyanto, Gubernur Arinal Apresiasi Pengabdian dalam Melestarikan Hutan Lampung

\”Zionis Israel menghancurkan yang ada, membom bardir ratusan Masjid, rumah, tanaman, pabrik. Mereka membunuh semuanya, bapak, ibu, sampai anak kecil yang baru lahir,  tidak pandang semua yang ditemui merusak semua yang ada, dan curi tanah warga Paletina. InshaAllah dalam waktu dekat Palstina akan merdeka, Aamiin,\” paparnya.

Menurut Syaihk Ali Aljadbah, Ummat Muslim di dunia wajib mencintai Palestina, tempat tersebut merupakan bagian dari Agama Islam, siapa yang membenci Palestina termasuk orang munafik. Sebab, Palestina Baitul Maqdis adalah negeri para Anbiyaa (Para Nabi dan rosul) termasuk Nabi Adam, Nabi Ibrahim, Nabi Ishaq, Nabi Ya\’qub, Nabi Yahya, dan Nabi Muhammad S.A.W saat melakukan Isro\’ di Masjidil Aqsa. \”Baitul Maqdis diberkahi Allah SWT bahkan sampai disekitarnya (Surat Al-Isro\’), dan merupakan tanah yang dimuliakan Allah SWT,\” terangnya.

Baca Juga  Umar Ahmad Perebutkan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

Kondisi hingga saat ini, lanjut dia, Ummat Muslim Palestina setiap hari terus membela Masjid Al-Aqsa, Baitul Maqdis dari jajahan Zionis Israel. Palestina merupakan negeri milik orang Muslim, bukan hanya milik orang Palestina, punya orang Arab, tetapi milik semua Ummat Islam di dunia, sebab tempat tersebut mempunyai bukti sejarah besar yakni, Nabi Muhammad melakukan Isro\’dan Mi\’roj di Baitul Maqdis.

\”Selama periode 11 tahun, serangan besar-besaran terjadi 3 kali oleh Zionis Israel, ribuan orang mati syahid, sampai ratusan ribu orang terluka, ribuan rumah hancur, madrasah, rumah sakit dihancurkan, dan itu terjadi di Gaza, Palestina,\” paparnya.

Dengan kedatangannya ke Indonesia, tambah dia, memberikan gambaran kondisi riil Gaza, Baitul Maqdis, Palestina kepada warga Muslim di Indonesia disamping melakukan penggalangan dana (donasi) untuk rakyat Palestina yang meraka saat ini terluka akibat terkena senjata Zionis Israel, dan butuh tempat tinggal. \”Terima kasih warga Negara Indonesia yang telah membangun rumah sakit melalui lembaga sosial di Indonesia, saat ini rumah sakit tersebut buka 24 jam melayani masyarakat disana, ada dokter, perawat yang terus melayani warga Palestina yang terluka tembak, bom, dan meninggal syahid. Terima kasih atas dukungan yangg diberikan kepada rakyat Palestina,\” tutupnya.

Baca Juga  Bupati Umar Mulai Laksanakan Kunker 2019

Sementara, Koordinator aksi KNRP dan  AVI Imam Mukalis mengatakan kegiatan tersebut di Lampung dilaksanakan di 5 kabupaten/kota yakni di Metro, Tanggamus, Lampung Utara,  Tulangbawang, dan Tulangbawang Barat yang terbagi dalam empat tim, hasil kegiatan tersebut akan dikirim ke Palestina pada akhir Ramadan 1439 H mendatang. \”Kami kebagian di Tulangbawang dan Tubaba, di Tubaba di dua tempat yakni di sini, dan di Masjid Alfatah Daya Asri, Kecamatan Tumijajar,\” singkatnya. (Arie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *