Seratus Lukisan Anak-anak Hiasi Pembukaan Festival Tubaba

Redaksi

Sabtu, 10 November 2018 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Seratus karya lukis anak-anak Tulangbawang Barat (Tubaba),  ditampilkan dalam ajang festival Tubaba yang dipamerkan di Gedung Sesat Agung Bumi Gayo Komplek Islamic Center Kabupaten Tulangbwang Barat.

Hasil karya anak-anak dari usia PAUD hingga pelajar tersebut beragam corak yang dihadirkan, mereka tidak dibantu dalam pembuatannya, mereka diberikan kebebasan untuk memilih warna yang akan mereka pakai, dan garis yang mereka tarik sehingga menjadi karya seni dalam media kertas dan canvas. Namun, mereka tetap didampingi dan diberikan pembinaan dan workshop selama tiga tahun ini.

\”Ini memberikan pendidikan karakter bagi anak, ketika mereka mendapati sebuah pilihan mereka tidak kemudian harus bertanya. Ini yang sudah mulai dilupakan,\” ungkap Hanafi Pimpinan Studio Hanafi, yang juga turut andil dalam kegiatan Festival Tubaba saat memberikan sambutan sebelum serombongan pejabat dan pengunjung, bupati dan wakil bupati melihat hasil karya seni lukis, Sabtu (10/11)

Baca Juga  Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi Tata Kelola Pertanahan dan Tata Ruang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hanafi mengatakan, pengenalan pertama anak-anak Tubaba terhadap seni rupa terjadi pada program pelajaran menggambar, persepsi awal mereka terhadap seni rupa, bahkan mugkin seni secara umum mereka dapatkan dari program ini.

\”Oleh sebab itu, Studio hanafi selalu menjaga agar setiap pemberian pemahaman tentang seni mesti dimulai dari kondisi di sekitar mereka dan tidak mengimitasi apa yang ada di luar Tubaba. Dengan begitu, mereka belajar untuk berfikir sesuai kondisi dimana ia berdiri,\” terangnya.

Sementara Bupati Tubaba Umar Ahmad, pada pembukaan Festival Tubaba ke-3 tahun memberikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Tubaba yang berlangsung selama tiga tahun ini, diharapkan sebuah festival yang akan menjadi besar kedepannya.

Baca Juga  Sampah Tubaba Capai 30 Ton per Hari, 70 Bank Sampah Jadi Andalan di Tengah Keterbatasan Armada

Memasuki tahun ke-tiga penyelenggaran adalah suatu capaian yang berharga, telebih festival ini dibangun diatas wilayah pemekaran yang semua pembangunan fisik maupun mental mesti dimulai dari pangkal.

Menurut Umar, Tubaba dibangun di atas jalan kebudayaan. Berbagai pembangunan, baik fisik ataupun mental, senantiasa dengan mempertimbangkan aspek budaya.\”Ada banyak program pembangunan yang dilakukan. Beberaoa diantaranya kegiatan literasi, pelatihan musik, tari, musik, seni rupa, dan sebagainya dan semuanya dilakukan secara berkala,\” paparnya.

Festival Tubaba, kata Umar, adalah etalase untuk melihat perkembangan itu semua.  Sebagai festival, yang dirayakan adalah proses dan perkembangan.\”Festival ini tidak ditujukan sebagai hasil akhir dari kerja kebudayaan di Tubaba, tetapi proses untuk berkembang lebih baik,\” pungkasnya.

Baca Juga  PAD Tubaba Tembus Rp27,22 Miliar, Baru 45,46 Persen dari Target 2026

Usai menyampaikan apresiasinya, bupati dan ketua adat megow pak Tulangbawang Herman Artha, memimpin pemukulan gong sebagai tanda dibukanya festival Tubaba yang akan berlangsung hingga 13 November mendatang ini.

Sementara itu, Semi ikra Anggara, direktur Festival Tubaba, dalam sambutannya sebagai panitia mengatakan, pada Festival Tubaba ke-3 ini adalah representasi setelah tiga tahun berlatih yang dilakukan oleh para remaja, pelajar, anak-anak hingga dewasa belajar berkesenian yang dipandu oleh pelatih seni yang sengaja didatangkan dari luar daerah.

\”Dan pada hari ini akan kita lihat seluruh presentasi akhirnya hasil pelatihan kesenian yang telah dijalankan, harapan kami pementasan ini tidak dilihat sebagai produk semata, melainkan sebagai sebuah proses yang belum menjadi,\” ujarnya.(arie)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Lampung Catat Inflasi September 0,14 Persen, Terendah di Sumatera

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Deni Ribowo Apresiasi Penghargaan KPK untuk Pendidikan Antikorupsi Lampung

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan RSUDAM Berbenah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Marindo Lantik Gadriyanto Abung sebagai Kasatpol PP dan Lukman Pura Direktur RSUDAM

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Pemprov Lampung Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan melalui Kaderisasi Bandarlampung —

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lampung Raih Penghargaan BSSN, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki TTIS Teregistrasi

Berita Terbaru