oleh

Sekat Ruangan, Kadisdik Minta Sumbangsih Pegawai

Tulang Bawang (Netizenku.com): Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tulang Bawang (Tuba) Nazzarudin dinilai  bertindak otoriter lantaran mewajibkan pegawainya membayar uang operasional untuk proyek sekat ruangan di kantor disdik.

Hal ini ditanggapi Ketua LSM Laskar Merah Putih Tuba Fahruddin, yang mengatkn perbuatan Nazzarudin bisa dikatakan menyalahi wewenang karena tidak semestinya Nazzarudin demikian. Sebab uang operasional merupakam hak mutlak pegawai yang resmi diberikan negara untuk melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan urusan dinas.

Baca Juga  Dekranasda Lampung Barat Gelar Lomba Fashion Show di Liwa Fair

\”Kok bisa kadis meminta uang operasional pegawai untuk membiayai penyekatan kantor. Biasanya setiap satker selalu punya anggaran untuk pemeliharaan, bahkan jika memang anggaranya tidak memungkinkan satker bisa mengajukan ke Dinas PU setempat bukan malah sebaliknya hanya untuk sebuah pencitraan tapi membebani pegawai,\” katanya, Senin (28/1).

Menurutnya, yang dilakukan Nazzarudin bisa dikatakan sebagai kesewenangan pimpinan terhadap bawahan.  \”Jadi saya katakan tindakan Nazzarudin meminta uang operasional pegawainya diduga menyalahi aturan,karena uang operasional peruntukan jelas ,yang jelas bukan untuk digunakan proyek kantor inspektorat harus segera usut persoalan ini karena ini menyangkut seluruh pegawai disdik,\” tambahnya.

Baca Juga  Binmas-Pokdar Kamtibmas Polres Lambar Lakukan Sosialisasi Cara Mengurus Jenazah Covid-19

Sementara, Kadisdik Tuba Nazzarudin membenarkan jika dirinya meminta para pegawai untuk turut serta membangun dengan menyumbangkan biaya operasional sebulan guna kepentingan proyek sekat kantor. \”Benar seluruh biaya proyek berasal dari sumbangan uang operasional,tapi bukan semua pegawai namun saya pilah-pilih hanya kabid, kasi, kasubag dan sekretaris saja, yang lainya tidak Ikut nyumbang,\” jelasnya.

Baca Juga  Kebakaran, Wiloso Terima Bantuan Keluarga Besar Kodim 0422

Namun sayang Nazzarudin enggan merinci seberapa besar uang yang dikumpulkan untuk keperluan proyek tersebut. Dirinya beralasan jika disekatnya pintu masuk disdik untuk memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat . \”Disekatnya pintu masuk bukan berarti saya membatasi semua orang masuk kekantor Disdik tapi itu untuk memberikan pelayanan, karena kedepan pelayanan akan disatu pintukan,\” imbuhnya.(Armadan)

Komentar