Sekat Ruangan, Kadisdik Minta Sumbangsih Pegawai

Redaksi

Senin, 28 Januari 2019 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang (Netizenku.com): Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tulang Bawang (Tuba) Nazzarudin dinilai  bertindak otoriter lantaran mewajibkan pegawainya membayar uang operasional untuk proyek sekat ruangan di kantor disdik.

Hal ini ditanggapi Ketua LSM Laskar Merah Putih Tuba Fahruddin, yang mengatkn perbuatan Nazzarudin bisa dikatakan menyalahi wewenang karena tidak semestinya Nazzarudin demikian. Sebab uang operasional merupakam hak mutlak pegawai yang resmi diberikan negara untuk melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan urusan dinas.

Baca Juga  Parosil Mabsus Rolling Pejabat Tahap III Tahun 2021

\”Kok bisa kadis meminta uang operasional pegawai untuk membiayai penyekatan kantor. Biasanya setiap satker selalu punya anggaran untuk pemeliharaan, bahkan jika memang anggaranya tidak memungkinkan satker bisa mengajukan ke Dinas PU setempat bukan malah sebaliknya hanya untuk sebuah pencitraan tapi membebani pegawai,\” katanya, Senin (28/1).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, yang dilakukan Nazzarudin bisa dikatakan sebagai kesewenangan pimpinan terhadap bawahan.  \”Jadi saya katakan tindakan Nazzarudin meminta uang operasional pegawainya diduga menyalahi aturan,karena uang operasional peruntukan jelas ,yang jelas bukan untuk digunakan proyek kantor inspektorat harus segera usut persoalan ini karena ini menyangkut seluruh pegawai disdik,\” tambahnya.

Baca Juga  Polres Lambar Jaga Ketat Lokasi Penyimpanan Vaksin Covid-19

Sementara, Kadisdik Tuba Nazzarudin membenarkan jika dirinya meminta para pegawai untuk turut serta membangun dengan menyumbangkan biaya operasional sebulan guna kepentingan proyek sekat kantor. \”Benar seluruh biaya proyek berasal dari sumbangan uang operasional,tapi bukan semua pegawai namun saya pilah-pilih hanya kabid, kasi, kasubag dan sekretaris saja, yang lainya tidak Ikut nyumbang,\” jelasnya.

Baca Juga  HUT Bhayangkara, Sat Intelkam Polres Lambar Gratiskan 30 SKCK

Namun sayang Nazzarudin enggan merinci seberapa besar uang yang dikumpulkan untuk keperluan proyek tersebut. Dirinya beralasan jika disekatnya pintu masuk disdik untuk memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat . \”Disekatnya pintu masuk bukan berarti saya membatasi semua orang masuk kekantor Disdik tapi itu untuk memberikan pelayanan, karena kedepan pelayanan akan disatu pintukan,\” imbuhnya.(Armadan)

Berita Terkait

Dua Tokoh Ambil Formulir Pendaftaran Calon Kepala Daerah di PDI Perjuangan
Warga Tembelang Temukan Jejak Harimau Sumatera Kelilingi Kandang Sapi
PS Siliwangi-TP Sriwijaya Dukung Mukhlis Basri Maju Pilgub Lampung
48 Siswa SMA Negeri 1 Liwa Lolos SNBP
Tribal Bandarlampung Jelajahi Jalur Trajang Lambar, Ini Rutenya
Edi Novial-Mad Hasnurin, Sepakat Nyawa Manusia Lebih Berharga dari Harimau
Teror Harimau di Suoh, MB Minta Penanganan Cepat
Bambang Kusmanto Kantongi Suara Terbanyak Dapil Lambar 1

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 13:25 WIB

Bupati Pesawaran Klaim Tidak Anti Kritik

Jumat, 12 April 2024 - 19:31 WIB

Hujan Deras Guyur Pesawaran, Beberapa Wilayah Tergenang Banjir

Kamis, 4 April 2024 - 21:12 WIB

Pemkab Pesawaran Kembali Adakan Gerakan Pangan Murah

Rabu, 3 April 2024 - 19:02 WIB

Bupati Pesawaran Kunjungi Kementan RI, Ini Usulannya

Rabu, 27 Maret 2024 - 21:01 WIB

Dendi Harap Pemprov Lampung Terus Perhatian ke Pemkab Pesawaran

Rabu, 27 Maret 2024 - 18:49 WIB

Kapolres Pesawaran Imbau Organ Tunggal Tak Setel Musik Remik

Jumat, 15 Maret 2024 - 18:57 WIB

Jumat Curhat, Kapolres Pesawaran Ajak Orang Tua Awasi Anak-anak

Selasa, 12 Maret 2024 - 16:25 WIB

Dendi Tinjau Longsor dan Banjir di Desa Sukajaya Lempasing

Berita Terbaru

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung, Adiansyah. Foto: Kiriman WA Adiansyah.

Bandarlampung

Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen

Kamis, 18 Apr 2024 - 20:38 WIB