BERBAGI
Foto: Walikota Bandarlampung, Herman HN, meminta pengendara mengenakan masker, Sabtu (9/5).

Bandarlampung (Netizenku.com): Wali Kota Bandarlampung Herman HN menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota setempat mendirikan 4 Pos Pemantauan Arus Lalu Lintas menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai 21 Desember 2020-4 Januari 2021.

Kepala Dishub Kota Bandarlampung Ahmad Husna menjelaskan, ada beberapa poin yang menjadi persiapan Dishub untuk menjaga lalu lintas tetap kondusif dan teratur. Sebagai upaya antisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan pada libur Nataru.

“Salah satunya dengan membentuk Posko penjagaan dan pengamanan lalu lintas, protokol kesehatan dan keamanan pengendara, dengan menerjunkan 150 personel,” ujar Husna, Jumat (18/12).

Empat posko penjagaan tersebut berada di Lapangan Baruna Panjang, Ramayana Tanjungkarang, Simpang Sukamaju Telukbetung Barat bersama dengan Polresta Bandarlampung dan Pos Terminal Rajabasa bersama Kementerian Perhubungan,” kata dia.

Husna menjelaskan, meski belum ada keputusan untuk melakukan rapid test Covid-19 kepada para pemudik, namun para petugas tetap akan melakukan patroli prokotol kesehatan (prokes).

“Selain posko, anggota juga akan melakukan patroli Protokol Kesehatan di 20 Kecamatan. Untuk kegiatan ini, Dishub kerjasama dengan seluruh unsur Pemda, TNI dan Polri,” ujarnya.

Personel akan dibagi untuk melakukan penjagaan pengaturan lalu lintas di titik rawan kemacetan dalam kota.

“Khusus malam tahun baru di sepanjang Jalan Raden Intan, Ahmad Yani, RA Kartini, Jenderal Sudirman, Diponegoro (Bundaran Lungsir) akan dijaga sehingga tidak ada parkir kendaraan yang berpotensi kerumunan masyarakat,” katanya.

Husna berharap tidak terjadi lonjakan yang signifikan selama masa pandemi, dan mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi lalu lintas serta mengurangi berada dalam kerumunan.

“Kami berharap mudah-mudahan tidak ada lonjakan karena pemerintah sudah umumkan misa natal untuk dilakukan secara daring. Dan tidak boleh adanya perayaan malam tahun baru karena bisa menimbulkan keramaian serta penyebaran covid-19. Diharapkan masyarakat dapat mematuhi itu,” pungkasnya. (Josua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here