Saksi Paslon 2 WO di Pleno KPU Lamteng

Redaksi

Kamis, 5 Juli 2018 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah (Netizenku.com): Lagi, setelah sebelumnya Pesawaran, sikap Walk out juga terjadi saat rapat pleno rekapitulasi suara Gubernur-Wakil Lampung di KPU Lampung Tengah (Lamteng) yang berlangsung di Hotel Sparks Convention Bandarjaya, Kamis (5/7).

Saksi pasangan calon (Paslon) nomor 2 keluar dari ruang rapat dan tidak mau menandatangani berita acara. Saat diwawancarai, saksi dari paslon nomor 2, Wahyudi mengaku meninggalkan rapat yang sedang berlangsung karena merasa keberatan atas pelaksanaan Pilgub yang dianggap gagal karena terjadi indikasi money politics.

Wahyudi yang juga anggota DPRD Lampung Tengah (Lamteng) dari PDI-P ini menyatakan, telah mengajukan keberatan atas pelaksanaan Pilgub Lampung khususnya di Lampung Tengah. \”Alasannya, penyelenggaraan pemilu ini dinilai gagal dan tidak beretika dan merusak nilai demokrasi,\” kata Wahyudi, kepada Netizenku.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wahyudi mengatakan, banyak terjadi pelanggaran terkait Pilgub Lampung seperti terjadi terjadi politik uang yang terstruktur, sistematis, dan masif, perbedaan data DPT di 8 Kecamatan , dan beberapa KPPS saksi masing-masing paslon tidak dapat memperoleh lembar berita acara kwk hal 1 dan 2.

\”Catatan keberatan kami serahkan dalam lembar keberatan form DB-KWK kepada KPU Lampung Tengah dalam rapat pleno terbuka hari ini,\” ujar Wahyudi yang juga sebagai Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Lampung Tengah ini. (Sansurya)

Berita Terkait

Pengembangan OTT, KPK Bakal Periksa Kepala Satker Lain di Lamteng
Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Reses Hari Terakhir, Munir Salurkan PIP di Rumbia dan Kota Gajah
Reses Hari ke-5, Munir Abdul Haris Tegaskan Komitmen Bangun Desa
Hari Kedua Reses, Munir Bantu Siswa Kurang Mampu di Lamteng
Munir Serap Aspirasi Warga Anak Tuha
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:20 WIB

Bupati Egi Tinjau Banjir di Jati Agung, 160 KK Terdampak

Selasa, 3 Maret 2026 - 00:20 WIB

Bupati Lamsel Resmikan Dua Ruas Jalan Strategis di Penengahan

Senin, 2 Maret 2026 - 20:19 WIB

Disdik Lamsel Tegaskan Larangan Gaji BOS bagi Guru Penerima Sertifikasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:24 WIB

Realisasi Infrastruktur Lamsel 2025 Capai 100 Persen

Senin, 2 Februari 2026 - 19:57 WIB

Bupati Lamsel Ikuti Rakornas Kemendagri 2026 di Bogor

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:17 WIB

Dinas Perpustakaan Lamsel Hadirkan Perpustakaan di Masjid Agung Kalianda

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:45 WIB

Tiga Inovasi Layanan Publik Lampung Selatan Segera Diluncurkan

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:27 WIB

Bupati Lamsel Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Berita Terbaru

Lampung

Ketua DPRD Lampung Tinjau Pengamanan Malam Takbiran

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:03 WIB

PLT Kadis PU-PR Kabupaten Pesawaran, Davit. Foto: Soheh/NK.

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Mar 2026 - 21:03 WIB

Pringsewu

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Mar 2026 - 12:14 WIB

Pesawaran

Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik

Kamis, 19 Mar 2026 - 12:07 WIB