Rycko, Eva, Yusuf Kohar Resmi Daftar ke KPU Bandarlampung

Redaksi

Jumat, 4 September 2020 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bapaslon Rycko Menoza-Johan Sulaiman menjadi bakal calon Pilwakot Bandarlampung yang mendaftar ke KPU Kota setempat, Jumat (4/9). Foto: Netizenku.com

Bapaslon Rycko Menoza-Johan Sulaiman menjadi bakal calon Pilwakot Bandarlampung yang mendaftar ke KPU Kota setempat, Jumat (4/9). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Tiga bakal pasangan calon (bapaslon) di Pilkada Bandarlampung hari ini, Jumat (4/9), mulai mendaftar ke KPU Kota setempat.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan KPU,  pendaftaran bapaslon berlangsung selama tiga hari, 4-6 September.

Namun dua bapaslon yang telah diusung partai politik dan gabungan partai politik secara bersamaan mendaftar ke KPU di hari pertama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bapaslon Rycko Menoza-Johan Sulaiman yang diusung PKS dan Partai Golkar akan menjadi pasangan pertama yang mendaftar ke KPU, Rycko-Johan tiba pukul 09.17 WIB menggunakan bus pariwisata dengan diiringi massa pendukung.

Kemudian dijadwalkan pasangan Eva Dwiana-Deddy Amarullah yang diusung PDIP, Nasdem, dan Gerindra, pada pukul 14.30 WIB.

Terakhir pasangan Yusuf Kohar-Tulus Purnomo diusung Partai Demokrat, PKB, Perindo, PPP, dan PAN yang masih menunggu konformasi.

Hasil pantauan Netizenku, KPU Bandarlampung dijaga ketat aparat TNI/Polri dengan pengamanan berlapis.

Komisioner KPU Bandarlampung Feri Triatmojo, sebelumnya, telah mengimbau agar bapaslon tidak menurutsertakan massa dan simpatisan pada saat mendaftar guna penerapan Protokol Keamanan Covid-19.

\”Yang melakukan pendaftaran, bapaslon yang bersangkutan didampingi pengurus partai politik pengusung seperti Ketua DPD dan DPC Kota Bandarlampung,\” ujar dia. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:27 WIB

Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:14 WIB

Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:08 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:45 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong Kolaborasi Hexahelix Demi Guru Lampung Adaptif Digital

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:25 WIB

Bupati Lampung Selatan Dukung Pergantian Kepala BGN, Siap Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WIB

DPRD Lampung Soroti Rencana Anggaran Rp10 Miliar untuk SMA Siger

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:49 WIB

Dewan Pendidikan Ajak Publik Awasi SPMB 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:14 WIB

Sekber Siber Pantau MBG Menunggu Penertiban BGN di Lampung

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:14 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:08 WIB