Ribuan Hektar Lahan di Lamteng Alami Puso

Avatar

Senin, 2 April 2018 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah (Netizenku): Seluas 1.300 hektar lebih lahan pertanian di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) mengalami puso atau gagal panen. Puso ini akibat banjir beberapa waktu lalu yang merendam sejumlah kecamatan di Lamteng.

“Data yang telah kita sampaikan ke Dinas Kominfo Lamteng, untuk jumlah lahan pertanian yang mengalami puso seluas 1.300 hektar lebih. Namun untuk jumlah detailnya per-kecamatan berapa, saya lupa,” ujar Kepala Dinas Pertanian Lampung Tengah, Rusmadi, Senin (2/4).

Namun dalam hal ini, kata Rusmadi, Dinas Pertanian Lamteng akan berusaha mengupayakan bantuan berupa bibit padi. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban para petani yang mengalami gagal panen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para petani yang lahannya terendam banjir dan mengalami puso, Dinas Pertanian akan bantu bibit padi,” ucap Rusmadi.

Untuk saat ini diakui Rusmadi, pihaknya sangat kekurangan benih padi. Sehingga, pihaknya akan berupaya berkoordinasi dengan pusat, guna meminta bantuan benih padi untuk para petani yang lahannya mengalami gagal panen. “APBD kita hanya mampu mendanai 500 hektar, jadi sangat kurang. Maka kita akan rinci seluruh pertanian yang mengalami kerusakan. Baik dari kerusakan ringan, sedang sampai berat, akan kita mintakan bantuan ke pusat,” jelasnya.

Senada juga disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Lamteng, Sahlan,  bahwa kerusakan lahan pertanian akibat banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Lamteng, mengakibatkan lahan pertanian seluas 1.300 hektar lebih mengalami puso.

“Data kita ada 10 kecamatan di Kabupaten Lamteng, dari lahan 1.300 hektar lebih pertanian yang mengalami puso, salah satunya di Kecamatan Trimurjo,” ucapnya.

Untuk menyikapi kondisi pertanian yang mengalami puso, kata Sahlan, Dinas Pertanian akan melakukan koordinasi dengan Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) di setiap kecamatan. Tujuannya untuk mengetahui hasil laporan KUPT dalam mensurvey kerusakan lahan pertanian di masing-masing kecamatan.(Sansurya)

 

Berita Terkait

Pengembangan OTT, KPK Bakal Periksa Kepala Satker Lain di Lamteng
Reses Hari Terakhir, Munir Salurkan PIP di Rumbia dan Kota Gajah
Reses Hari ke-5, Munir Abdul Haris Tegaskan Komitmen Bangun Desa
Hari Kedua Reses, Munir Bantu Siswa Kurang Mampu di Lamteng
Munir Serap Aspirasi Warga Anak Tuha
Surajaya Minta Generasi Penerus Bangsa Wajib Jaga Pancasila
Pemprov Lampung Luncurkan Program MBG di Lamteng: Dorong Peningkatkan SDM dan Ekonomi Desa
Anggota DPRD Lampung Ajak Perempuan Bangun Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:30 WIB

Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:28 WIB

Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:46 WIB

830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:42 WIB

Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Koperasi Merah Putih di Tubaba

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:32 WIB

DPRD Tubaba Desak Pemkab Tuntaskan Siltap Aparatur Tiyuh dan Gaji ke-13 ASN

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:00 WIB

DPRD Tubaba Minta Pemkab Segera Cairkan Siltap Aparatur Tiyuh

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:42 WIB

DPRD Tubaba Soroti Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:38 WIB

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis

Jumat, 10 Jul 2026 - 20:30 WIB

Tulang Bawang Barat

Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia

Jumat, 10 Jul 2026 - 20:28 WIB

Tulang Bawang Barat

830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba

Jumat, 10 Jul 2026 - 13:46 WIB

Tulang Bawang Barat

Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Koperasi Merah Putih di Tubaba

Jumat, 10 Jul 2026 - 13:42 WIB