oleh

Reses, Mufti Salim Minta Sekolah Swasta Miliki Diferensiasi

-Politik-30 views

Lampung Tengah (Netizenku.com): Anggota Komisi IV DPRD Lampung, Ahmad Mufti Salim mengisi reses di SMA Islam Terpadu (IT) Al Fatih, Poncowati, Lampung Tengah, Jumat, (1/11). Reses diikuti guru, siswa, dan perwakilan yayasan sekolah ini.

Dalam sesi serap aspirasi, Widi Ariyanto, salah seorang guru, mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah terhadap guru swasta. Selama ini, pemerintah dinilai hanya memperhatikan guru sekolah negeri. Padahal, banyak guru sekolah negeri yang mau mengajar di swasta disebabkan syarat jam mengajar demi mendapatkan sertifikasi.
Widi meminta Mufti Salim mengomunikasikan hal tersebut kepada dinas terkait.

Baca Juga  KPU Bandarlampung: Suket Bukan Identitas Dalam Pemilihan

Magdalena, guru setempat, menambahkan, sekolah swasta sulit mendapatkan murid. Sebab, sekolah negeri membuka rombongan belajar dengan kuantitas yang besar. Namun, itu tidak diimbangi dengan ketersediaan sarana gedung dan guru.

Akibatnya, siswa menumpuk di sekolah negeri sementara sekolah swasta sulit mendapatkan murid. Magdalena meminta Mufti Salim bisa mencarikan solusi. Kata Magdalena, jika perlu ada pembatasan penerimaan murid baru di sekolah negeri.

Baca Juga  KPU Tunggu Surat Pengunduran Diri Johan Sulaiman

Menjawab itu, Mufti Salim yang juga Ketua Fraksi PKS mengatakan, untuk mendapatkan murid baru, sekolah, khususnya swasta, mesti mempunyai diferensiasi. Sehingga, ini menjadi penarik minat anak untuk bersekolah di sekolah tersebut.

\”Tanpa adanya diferensiasi yang khas, sulit bersaing dengan sekolah negeri,\” katanya.

Mufti Salim menjelaskan, yang logis dilakukan adalah meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah swasta. Dengan begitu, daya tariknya akan tinggi, kata alumnus pondok pesantren Al Munawir Krapyak, Yogyakarta itu, ia akan mengomunikasikan perihal tersebut pada penerimaan murid baru kepada fraksi.

Baca Juga  Tim LO Ike-Zam Tuding Supervisi Bawaslu Lampung Berlebihan

\”Nanti anggota fraksi di komisi yang membidangi itu yang akan memperjuangkan,\” kata dia.

Mufti Salim menambahkan, sebagai sekolah yang baru setahun berdiri, SMA IT Al Fatih ia nilai sudah bagus. Soal murid yang masih sedikit, agar tidak menjadi halangan untuk maju. Ia yakin pada tahun kelima dan keenam, jumlah murid akan bertambah signifikan. (Leni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *