Reses, Mufti Salim Minta Sekolah Swasta Miliki Diferensiasi

Redaksi

Sabtu, 2 November 2019 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah (Netizenku.com): Anggota Komisi IV DPRD Lampung, Ahmad Mufti Salim mengisi reses di SMA Islam Terpadu (IT) Al Fatih, Poncowati, Lampung Tengah, Jumat, (1/11). Reses diikuti guru, siswa, dan perwakilan yayasan sekolah ini.

Dalam sesi serap aspirasi, Widi Ariyanto, salah seorang guru, mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah terhadap guru swasta. Selama ini, pemerintah dinilai hanya memperhatikan guru sekolah negeri. Padahal, banyak guru sekolah negeri yang mau mengajar di swasta disebabkan syarat jam mengajar demi mendapatkan sertifikasi.
Widi meminta Mufti Salim mengomunikasikan hal tersebut kepada dinas terkait.

Magdalena, guru setempat, menambahkan, sekolah swasta sulit mendapatkan murid. Sebab, sekolah negeri membuka rombongan belajar dengan kuantitas yang besar. Namun, itu tidak diimbangi dengan ketersediaan sarana gedung dan guru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, siswa menumpuk di sekolah negeri sementara sekolah swasta sulit mendapatkan murid. Magdalena meminta Mufti Salim bisa mencarikan solusi. Kata Magdalena, jika perlu ada pembatasan penerimaan murid baru di sekolah negeri.

Menjawab itu, Mufti Salim yang juga Ketua Fraksi PKS mengatakan, untuk mendapatkan murid baru, sekolah, khususnya swasta, mesti mempunyai diferensiasi. Sehingga, ini menjadi penarik minat anak untuk bersekolah di sekolah tersebut.

\”Tanpa adanya diferensiasi yang khas, sulit bersaing dengan sekolah negeri,\” katanya.

Mufti Salim menjelaskan, yang logis dilakukan adalah meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah swasta. Dengan begitu, daya tariknya akan tinggi, kata alumnus pondok pesantren Al Munawir Krapyak, Yogyakarta itu, ia akan mengomunikasikan perihal tersebut pada penerimaan murid baru kepada fraksi.

\”Nanti anggota fraksi di komisi yang membidangi itu yang akan memperjuangkan,\” kata dia.

Mufti Salim menambahkan, sebagai sekolah yang baru setahun berdiri, SMA IT Al Fatih ia nilai sudah bagus. Soal murid yang masih sedikit, agar tidak menjadi halangan untuk maju. Ia yakin pada tahun kelima dan keenam, jumlah murid akan bertambah signifikan. (Leni)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:14 WIB

Lentera Swara Lampung | 151 | Rabu, 10 Desember 2025

Selasa, 18 November 2025 - 23:11 WIB

Lentera Swara Lampung | 150 | Rabu, 19 November 2025

Rabu, 12 November 2025 - 05:11 WIB

Lentera Swara Lampung | 149 | Rabu, 12 November 2025

Rabu, 5 November 2025 - 01:06 WIB

Lentera Swara Lampung | 148 | Rabu, 5 November 2025

Kamis, 23 Oktober 2025 - 01:32 WIB

Lentera Swara Lampung | 147 | Rabu, 22 Oktober 2025

Rabu, 15 Oktober 2025 - 23:38 WIB

Lentera Swara Lampung | 146 | Kamis, 16 Oktober 2025

Rabu, 8 Oktober 2025 - 06:39 WIB

Lentera Swara Lampung | 145 | Rabu, 8 Oktober 2025

Selasa, 23 September 2025 - 23:59 WIB

Lentera Swara Lampung | 144 | Rabu, 24 September 2025

Berita Terbaru

Pringsewu

Polisi Tangkap Pasutri Muda Pelaku Pencurian di Pringsewu

Kamis, 11 Des 2025 - 18:06 WIB

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Terima Bantuan 7 Motor Operasional dari PGN

Kamis, 11 Des 2025 - 17:04 WIB