BERBAGI
Rapid Test Massal Pemkot Kurang Sosialisasi
Kegiatan rapid test massal Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Pasar Bambu Kuning, Kamis (13/8). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com) : Pemerintah Kota Bandarlampung melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 melaksanakan rapid test gratis di empat titik, Kamis (13/8), khusus warga setempat.

Rapid test massal berlangsung di Pasar Tamin, Pasar Bambu Kuning, Pasar Way Halim, dan Terminal Kemiling.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menyediakan 1.000 alat rapid test bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung. Sebelumnya diberitakan hanya 400 alat uji.

Dari hasil pantauan pos pemeriksaan Covid-19 di Pasar Bambu Kuning pada pukul 10.36 WIB, terlihat lengang. Tercatat 110 warga telah melakukan rapid test.

Tim Satgas Covid-19 yang terdiri dari aparat Polresta, Kodim 0410/BL, marinir, Dinas Perhubungan, dan Pengelola Pasar Bambu Kuning mengajak pedagang dan pengunjung pasar agar mau dirapid test.

Namun, sebagian pedagang mengaku khawatir dengan hasil pemeriksaan apabila mengikuti rapid test.

Beberapa pengunjung pasar saat mengikuti pemeriksaan mengaku sangat terbantu dengan kegiatan tersebut.

“Tadinya saya mau ke dalam Pasar Bambu Kuning terus diarahkan untuk ikut rapid test, hasilnya negatif,” kata Eko Pramono (23) warga Kemiling.

Eko, seorang karyawan swasta, mengatakan perusahaan tempatnya bekerja hanya menerapkan Protokol Kesehatan seperti cuci tangan dan cek suhu tubuh.

“Pengadaan rapid test ini membantu, kita enggak perlu mencari kemana-mana. Kawan-kawan saya pada nyariin ‘dimana tempat rapid test’. Kalau ada di sini kita bisa shareloc langsung. Mungkin mereka bakal ke sini semua,” tutup Eko.

Sementara Robi Saniaji (33) warga Tanjungkarang Pusat, mengatakan pemeriksaan Covid-19 sangat membantu, apalagi dirinya masih sering beraktifitas keliling seputaran Lampung.

“Kita memang harus perlu tahu untuk kesehatan kita. Karena kemarin kita juga mendapat informasi salah satu masyarakat di Way Kanan positif Covid-19, makanya sekarang kita waspada,” ujar Robi.

Walau sempat berada dalam satu kegiatan yang sama, namun dirinya tidak sampai bersentuhan fisik langsung.

“Alhamdulilah saya lega, hasil pemeriksaan saya negatif ya, dinyatakan sehat setelah mengikuti rapid test pagi ini,” pungkasnya.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 memberikan surat keterangan sehat bagi warga yang mengikuti rapid test dengan hasil non reaktif atau negatif. Surat keterangan sehat tersebut berlaku hingga 3 hari ke depan.

Wali Kota Bandarlampung Herman HN selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 berharap wilayahnya steril dari penyebaran virus korona.

“Saya ingin Kota Bandarlampung ini lebih steril lagi. Makanya saya sering sampaikan, Protokol Kesehatan harus jalan, baik kepentingan apa-kepentingan apa, harus melewati Protokol Kesehatan, harus jalan semua, jangan sembarangan,” katanya. (Josua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here