oleh

RAPBD 2019, Ini Enam Prioritas Arah Kebijakan Pembangunan Pringsewu Lampung

Pringsewu (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu, Lampung memprioritaskan enam arah kebijakan pembangunan, dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBDP) 2019.

Enam prioritas pembangunan tersebut disampaikan Bupati Pringsewu Sujadi, pada rapat paripurna di DPRD setempat, Selasa (16/10/2018).

Rapat dipimpin Wakil Ketua l Sagang Nainggolan, didampingi Wakil Ketua ll Stiyono, serta dihadiri 28 dari 40 anggota DPRD Pringsewu.

Dari jajaran Pemkab Pringsewu tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Budiman, beserta para asisten dan staf ahli bupati dan kepala OPD, Dandim 0424 Letkol Arh Anang Hasto Utomo, Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Asep Sontani Sunarya, serta Ketua KPU Pringsewu Andreas Andoyo.

Baca Juga  Polres-Jeep SKIn Pringsewu Salurkan Bansos PPKM

Enam prioritas pembangunan Kabupaten Pringsewu yang disampaikan bupati tersebut meliputi optimalisasi pemenuhan sarana dan prasarana, infrastruktur, pelayanan publik, pelayanan dasar, permukiman dan kawasan.

Kedua, peningkatan kualitas pembangunan manusia. Lalu peningkatan perekonomian daerah. Keempat, penguatan kedaulatan pangan.

Selanjutnya, optimalisasi pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan, dan keenam adalah peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Baca Juga  Riana Arinal Apresiasi Pihak yang Berkontribusi Program \"Jumat Barokah\"

Enam prioritas pembangunan ini juga menjadi acuan dalam penyusunan Rancangan APBD 2019, serta disesuaikan dengan kebijakan pembangunan daerah yang tertuang dalam RKP nasional dan RKPD provinsi Lampung, visi misi, serta arah kebijakan RPJPD dan RPJMD 2017-2022.

Terkait APBD Pringsewu 2019, untuk pendapatan daerah Pringsewu tahun 2019 mendatang direncanakan sebesar Rp.1.198.643.184.721,00.

Terdiri dari PAD sebesar Rp.87.997.304.000,00, dana perimbangan sebesar Rp.880.675.340.000,00, lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp.229.970.540.721,00.

Baca Juga  Terduga Pencuri Mobil Diringkus Polisi di Jalinbar Pagelaran

Sedangkan keseluruhan belanja daerah direncanakan sebesar Rp.1.237.143.184.721,00.

Tapi, dari jumlah tersebut terdapat pembiayaan netto sebesar Rp.38.500.000.000,00 guna menutupi defisit sebesar Rp.38.500.000.000,00, sehingga silpa tahun berkenaan adalah Rp. O. atau berimbang.

Selain penyampaian RAPBD 2019, rapat paripurna DPRD Pringsewu juga mengagendakan pemandangan umum fraksi-fraksi atas RAPBD tersebut, serta penyampaian dua Raperda prakarsa DPRD Pringsewu, serta pendapat Bupati Pringsewu. (darma)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *