PT DHL: sertifikat Perumahan TKBM clear and clean

Redaksi

Rabu, 8 Desember 2021 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pengembang perumahan buruh, PT Duta Hidup Lestari (DHL), telah menunjukkan pemecahan sertifikat perumahan buruh Pelabuhan Panjang, Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), di Merbau Mataram.

Pemecahan sertifikat perumahan bagi buruh bongkar muat yang tergabung dalam Koperasi TKBM tersebut dimotori oleh Pembina Koperasi Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Panjang.

Pertemuan berlangsung di Kantor KSOP Panjang, Rabu (8/12), dihadiri juga para Pembina Koperasi TKBM, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Koperasi Kota Bandarlampung, serta DPC F-SPTI Panjang, KSKP, Polsek Panjang, serta pengurus Koperasi TKBM dan PT DHL.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur PT DHL, Ahmad Tamzil, selaku pengembang yang bermitra dengan Koperasi TKBM, menjelaskan persoalan yang mencuat ke publik, diduga hanya disebabkan 5 orang dari 176 anggota koperasi yang sudah mendiami Perumahan TKBM.

“Kelima orang itu sifatnya terlalu mengada-ngada, karena 5 orang ini juga sudah dijelaskan terkait pemecahan sertifikat itu. Ada aturan perjanjian kerjasama dengan TKBM. Dimana dalam perjanjian itu, bahwa pemecahan baru dapat dilakukan bila pembangunan sudah mencapa 190 unit,” ujar Tansil.

Baca Juga  Solar Tumpah, Jalan Saleh Raja Kusuma Licin

Dan PT DHL, lanjut dia, sudah melakukan pemecahan sertifikat karena progres pembangunan rumah sudah mencapai 176 unit.

“Fakta sebenarnya persoalan sertifikat ini sudah clear and clean karena tadi kami sudah tunjukkan semua dengan pihak Dinas Tenaga Kerja, di hadapan Pak Kadis, Wan Abdurrahman, dan Dinas Koperasi, Polsek, KSKP disaksikan pihak KSOP dan SPTI. Semua lihat karena saya bawa semua 176 sertifikat langsung dalam pertemuan, jadi soal SHM (sertifikat hak milik) clear,” kata dia.

Tamzil menyampaikan dalam bulan ini, PT DHL berencana menyerahkan 25 unit rumah ke TKBM dan pada Januari 2022 ada progres 64 unit.

Sehingga di era kepemimpinan Ketua Koperasi TKBM, Agus Sujatma Surnada, total sudah mencapai 225 unit rumah.

Baca Juga  Eva Dwiana Kukuhkan 38 Anggota Paskibraka Bandar Lampung

“Isu sertifikat ditahan, semua sudah terbantahkan, karena kita tadi bawa  sertifikat. Keraguan terhadap SHM telah kami tunjukkan,” ujar dia.

Tamzil juga meluruskan kekeliruan yang terjadi selama ini, bahwa kerjasama PT DHL dan Koperasi TKBM, bukanlah pembelian rumah secara tunai.

“Ini adalah subsidi silang dari penyisihan HIK buruh dari jumlah buruh sekitar 1.221 buruh koperasi. Kalau di era Pak Sainin Nurjaya, kurun 5 tahun hanya 70 unit, karena sistem pembayaran bukan seperti saat ini. Yakni auto debet, dengan sistem ini jelas menghindari  kebocoran,” tutup dia.

Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Agus Sujatma Surnada, mengapresiasi atas pertemuan yang dimotori KSOP Panjang.

“Alhamdulillah, para pembina tadi akhirnya melihat langsung fakta sertifikat dari pengembang PT DHL. Jadi bukan katanya lagi, faktanya jelas sudah ada di hadapan para pembina tadi,” kata Agus Sujatma.

Namun, sambung Agus, masalah BPJS Ketenagakerjaan pihaknya sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan BPJS, belum ada juga titik terang.

Baca Juga  CCTV Pemkot Dibidik ke Titik Rawan Sampah

Bahkan dibebankan denda Rp2 miliar sehingga tunggakan dari 2017 hingga saat ini sudah Rp7 miliar.

“Mau ada kebijakan. Setelah kami angsur kami minta klaim dibuka tapi BPJS tidak mau, harus lunas dulu. Kami tidak bisa bergerak, nanti semua dana tersedot. Bagaimana kami mau melaksanakan roda kesejahteraan anggota, nanti juga kesehatan buruh terhambat. Selama saya menjabat sudah 20 jiwa yang kita talangin dan sudah hampir Rp900 jutaan,” kata dia.

Wakil Ketua Koperasi TKBM, Jolly Sanggam, menambahkan seharusnya BPJS Ketenagakerjaan dapat menyelesaikan persoalan tersebut secepatnya.

“Apa yang enggak bisa diselesaikan di luar regulasi, kan ada kebijakan. Karena realitanya, kita TKBM ada niat baik, upaya kita mau membayar angsuran di luar premi, tetapi selama ini selalu  belum ada keputusan,” ujar dia. (Josua)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Senin, 5 Okt 2026 - 18:09 WIB