Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga pekan ke-20, progres pembangunan rumah sakit yang menjadi salah satu proyek strategis bidang kesehatan tersebut telah mencapai 23,93 persen atau melampaui target rencana sebesar 16,21 persen.
Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Pembangunan RSUD Tubaba merupakan proyek milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang dibiayai melalui DIPA Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Tahun Anggaran 2026. Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp128.344.600.000 dengan masa pelaksanaan selama 296 hari kalender, terhitung sejak 11 Maret hingga 31 Desember 2026.
Dalam pelaksanaannya, proyek pembangunan RSUD Tubaba menggunakan skema Design and Build, sehingga penyedia jasa bertanggung jawab mulai dari pengembangan desain, penyusunan Detail Engineering Design (DED), hingga pembangunan fisik sesuai standar teknis fasilitas kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ruang lingkup pekerjaan mencakup pembangunan struktur gedung dari pondasi hingga atap, pekerjaan arsitektur, mekanikal, elektrikal dan plumbing (MEP), penataan kawasan, pembangunan pagar rumah sakit, pengurusan perizinan, serta masa pemeliharaan setelah pekerjaan selesai.
Berdasarkan laporan pelaksanaan pekerjaan, capaian fisik pembangunan saat ini mengalami deviasi positif sebesar 7,709 persen dibandingkan target yang telah ditetapkan. Pekerjaan struktur bangunan telah memasuki tahap lantai atap, dengan pengecoran atap selesai pada dua zona dan satu zona lainnya dalam tahap penyelesaian.
Selain itu, pekerjaan sistem lantai telah mencapai lantai delapan, sementara pekerjaan arsitektur mulai memasuki pemasangan dinding pada lantai satu.
Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., mengatakan pembangunan RSUD Tubaba menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan rumah sakit yang representatif akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan akses layanan kesehatan, sehingga masyarakat Tubaba tidak perlu bergantung sepenuhnya pada fasilitas kesehatan di luar daerah.
“Pembangunan RSUD ini merupakan program strategis untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih modern, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat Tubaba,” ujar Novriwan.
Ia menegaskan, Pemkab Tubaba terus mengawal pembangunan tersebut agar berjalan sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, transparansi pengelolaan anggaran, serta penerapan standar keselamatan kerja.
Pihaknya berharap pembangunan RSUD tersebut dapat segera diselesaikan dan mulai memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Dengan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap dan modern, RSUD Tubaba ditargetkan mampu menjadi pusat pelayanan kesehatan yang mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung, Agus Setyawan, menyampaikan bahwa pengawasan dan pendampingan terhadap pembangunan proyek strategis daerah penting dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan efektif, efisien, dan sesuai ketentuan.(Arie)








