PPKM Pesawaran Dimulai, Sopir Angkutan Menjerit

Redaksi

Selasa, 13 Juli 2021 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Dengan dimulainya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan penyekatan di beberapa titik. Membuat sejumlah pelaku usaha dan sopir angkutan menjerit lantaran kesulitan mendapatkan penghasilan guna mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Seperti yang dikeluhakan Andi warga Desa Bernung, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran yang kesehariannya mencari rejeki sebagai sopir angkutan umum wilayah Pesawaran. Dirinya mengaku sejak diberlakukannya PPKM sangat sulit mencari penumpang lantaran sepinya masyarakat yang hendak bepergian, baik yang akan ke Bandarlampung maupun penumpang lokal.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

“Duh mas parah, hari ini sepi banget, ini saja saya pulang hingga malam cuma stor Rp30.000 saja yang biasanya itu kalau sebelum diberlakukannya PPKM itu paling sedikit Rp80.000 hingga Rp100.000. Pokoknya parah mas,” keluhnya, Selasa (13/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diceritakannyaa, akibat minimnya penghasilannya itu, berimbas pada sulitnya  mencukupi kebutuhannya. Keluhan serupa juga diutarakan Atak salah seorang pekerja di salah satu rumah makan Padang ternama di Bandarlampung. Dirinya mesti meliburkan diri lantaran adanya PPKM.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

“Serba salah pokoknya, kita paksakan buka rumah makan, tapi sepi pembeli. Ya gimana kebanyakan yang makan itu orang di luar Bandarlampung. Sementara dengan adanya PPKM ini mereka tidak bisa masuk ke Bandarlampung, bagaimana mau makan di rumah makan tempat saya bekerja,” ungkapnya.

Bahkan akibat diberlakukannya PPKM ini dirinya harus mengurungkan niatnya untuk pulang ke tanah kelahirannya lantaran ibu kandungnya meninggal dunia.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

“Ini saja barusan dapat kabar ibu saya di Jawa meninggal, tapi bagaimana kita kalah dengan aturan,” sesalnya. (Soheh/len).

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 01:50 WIB

APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 11 September 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 01:45 WIB

Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah

Jumat, 11 September 2026 - 01:43 WIB

Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 01:28 WIB

Gubernur Lampung Dukung FGD Nasional Jalan Tol Digelar di Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:41 WIB