PPBI Cabang Pesawaran Akan Jemur Bareng di Teluk Pandan

Redaksi

Kamis, 1 April 2021 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Komunitas Penggemar Bonsai Kabupaten Pesawaran (KPBP), yang tergabung di Persatuan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI), berencana akan menggelar jemur bonsai bareng dan bursa di Lapangan Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan, Sabtu dan Minggu (10-11/4). Hal ini dilakukan selain menjadi ajang silaturahmi antara sesama penghobi bonsai sekaligus guna meningkatkan ekonomi kreatif di wilayah kabupaten setempat.

\”Jemur bonsai yang kita lakukan ini selain sebagai ajang adu kreasi seni di bonsai, juga sekaligus guna mempererat tali silaturahmi antar sesama penghobi bonsai yang ada di Kabupaten Pesawaran,\” kata Budi Arista, Ketua KPBP yang juga selaku Wakil Ketua I PPBI Kabupaten Pesawaran, Kamis (1/4).

Diutarakan Budi, untuk para penggemar bonsai yang ada di wilayah Pesawaran, sebaiknya agar dapat segera mempersiapkan bonsai-bonsainya yang akan dipajang dan dijemur pada gelaran pesona bonsai Pesawaran tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kita minta setiap penggemar bonsai, khususnya yang ada di pokja-pokja kecamatan, bisa menyiapkan berbagai jenis bonsainya untuk dipajang. Untuk jenis bonsai bebas, pohon apa saja bisa dipajang selagi masih masuk kategori bosai,\” ucap Budi.

Namun diutarakannya, lantaran saat ini masih suasana pandemi Covid-19, diwajibkan bagi para penghobi yang akan turut melakukan jemur bonsai diharuskan tetap menerapkan protokol kesehatan.

\”Guna menjaga dan menimimalisir penularan virus Corona, kita di saat jemur nanti wajib menerapkan protokol kesehatan, seperti cuci tangan menggunakan sabun, memakai masker dan selalu jaga jarak,\” ninta Budi.

Lebih lanjut Budi sedikit mengulas tentang bonsai, menurutnya bonsai sendiri awal mula berkembang dari negara jepang di mana bonsai merupakan tanaman yang berukuran kerdil dan mempunyai nilai seni, karena bentuknya yang unik dalam proses pembuatan dan bentuknya. Yang keindahan bisa dilihat dari dahan, ranting, daun dan akar pohonnya, dan juga pot yang digunakan berukuran sangat kecil.

\”Bonsai mempunyai seni, di sini yang dimaksud adalah dalam hal pemotongan, pemangkasan, dan pembentukan cabang pohon dengan cara membentuk dengan kawat sesuai alur yang diinginkan, di samping itu akarnya bisa dibuat dengan menyebar di atas batu,\” ungkapnya. (Soheh/len)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB