Polres Pringsewu Tinjau Lokasi Kebakaran Ponpes Ash Sholihah

Redaksi

Selasa, 25 Januari 2022 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi, S.I.K, M.I.K, didampingi sejumlah pejabat utama dan Kapolsek meninjau lokasi kebakaran di Pondok Pesantren Ash Sholihah yang berada di Pekon Bumirejo, Kecamatan Pagelaran, Selasa (25/1).

Selain para pejabat Polres, puluhan personel juga diturunkan untuk membantu evakuasi barang dan membersihkan puing-puing rumah yang terbakar. Tak luput, sejumlah bantuan dalam bentuk materil dan bahan pangan juga diberikan pihak Polres guna meringankan beban pengasuh dan para santri.

Salah satu saksi mata, Ipan (21) yang merupakan pengasuh santri menuturkan, peristiwa kebakaran terjadi pada Selasa (25/1/22) malam sekira pukul 00.10 WIB saat para penghuni yang merupakan para santri putri sedang dalam posisi tertidur.

Baca Juga  Polisi Serahkan 5 Pencuri Sapi ke Kejari Pringsewu, Siap Disidangkan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Api pertama kali muncul dari salah satu kamar tidur santri wanita yang berada di bagian depan. Api dengan cepat membesar dan membakar atap dan bangunan rumah berukuran 6×9 meter tersebut. Namun beruntung, sebelum api sempat membesar, beberapa santri terbangun kemudian langsung membangunkan para santri yang lain dan keluar dari lokasi kebakaran.

“Kejadian kebakaran terjadi pas tengah malam saat para santri sedang tidur, api berasal dari kamar depan,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Sementara itu, pengasuh Ponpes Hi Sukron (34) mengatakan, tahu kejadian kebakaran setelah dibangunkan oleh salah satu pengasuh santri, saat terbangun posisi api sudah membesar dan hanya bisa pasrah bangunan miliknya akhirnya dilalap si jago merah.

“Peristiwa kebakaran terjadi sekitar satu jam, namun alhamdulillah semua santri yang berjumlah 27 orang berhasil selamat,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama, AKBP Rio Cahyowidi menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan hasil olah TKP diduga kebakaran terjadi akibat santri menyalakan obat nyamuk bakar yang kemudian mengenai kain hordeng sehingga timbul api, membesar lalu membakar atap bangunan.

Baca Juga  Rahayu Sri Astutik Riyanto Dikukuhkan Jadi Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu

Api dapat dipadamkan sekitar 1,5 jam berkat kerja keras warga dengan petugas bhabinkamtibmas dan datangnya dua unit mobil pemadam kebakaran.

“Alhamdulillah kejadian kebakaran tidak sampai menyebabkan korban jiwa, namun Akibat kejadian kebakaran mengakibatkan kerugian materil senilai Rp. 35 juta,” terangnya

Guna mengantisipasi kejadian serupa, AKBP Rio mengimbau, masyarakat untuk lebih berhati dalam menggunakan obat nyamuk jenis bakar, sebab rawan terjadinya kebakaran. Namun demikian apabila masih tetap memakai obat nyamuk jenis bakar agar menempatkan ditempat yang aman dan jauh dari bahan bahan yang mudah terbakar. (Rz/len)

Berita Terkait

Pemuda 19 Tahun Ditangkap di Pasar Malam, Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak
Wabup Pringsewu Sidak Gedung Walet Berbau Menyengat, 30 Karung Bangkai Kelelawar Dievakuasi
Bupati Pringsewu Takziah ke Keluarga PMI Meninggal di Malaysia, Salurkan Bantuan
Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Bertutur, Perkuat Budaya Literasi Anak
KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu 
Polisi Serahkan 5 Pencuri Sapi ke Kejari Pringsewu, Siap Disidangkan
Bupati Pringsewu Canangkan Desa Cantik
Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan Sicantiks

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB

Lampung Dapat Apa dari MBG?

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:09 WIB

“GoodB(a)y” Bibi, Lupakan Mimpi Jadi Raja Bayangan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:04 WIB

Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Menara Siger Residence I Mulai Dibangun, 30 Unit Ludes Terjual

Kamis, 23 Apr 2026 - 19:03 WIB