oleh

Polisi Ringkus Pelaku Curas Pegawai RSUDBM

Kotaagung (Netizenku.com): Seorang tersangka pencurian dengan kekerasan (Curas) jambret terhadap korbannya, Diyana Indriyani (42), yang merupakan pegawai Rumah Sakit Batin Mangunang (RSUDBM) berhasil ditangkap Polsek Kotaagung Polres Tanggamus.

Kapolsek Kotaagung, AKP Muji Harjono SE, mengatakan tersangka bernama Novran Sastio alias Tio (20), warga Pekon Kagungan Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus.

“Tersangka berhasil ditangkap tanpa perlawanan, kemarin, Selasa (25/5) pukul 17.00 Wib saat berada di rumahnya,” kata AKP Muji Harjono mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK., Rabu (26/5).

AKP Muji Harjono menjelaskan, penjambretan dialami korban Diyana Indriyadi merupakan pegawai RSUDBM beralamat Pekon Djogyakarta Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, dengan TKP Jalan Lintas Barat (Jalinbar), Pekon Umbulbuah, Kotaagung Timur, Tanggamus.

Baca Juga  Ratusan Pelanggar Prokes Ditindak Tim Gabungan Polres Tanggamus

Kejadian berawal saat pelapor berangkat dari Bank Lampung Pemda Tanggamus, menuju RSUD Batin Mangunang yang ada di Kotaagung mengendarai sepeda motor seorang diri.

Lalu, sesampainya di TKP, tiba-tiba kendaraannya dipepet oleh dua pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis matic honda beat tanpa nopol, saat itu korban meletakan 1 tas merk Oriflame warna biru putih di alas kaki sepeda motor, kemudian pelaku langsung menarik tas tersebut.

Saat kejadian, sempat terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku, namun pelaku berhasil mengambil tas tersebut, kemudian mereka melarikan diri ke arah Kotaagung.

Adapun tas korban berisi handphone Xiomi Redmi 9, dompet, uang Rp6,7 juta, 3 ATM, buku tabungan, NPWP, kartu Ikatan Bidan dan surat penyediaan dana.

Baca Juga  Samsul Hadi: Musrenbang Sebagai Penyelaras Program Pembangunan

“Akibat kejadian korban mengalami kerugian material Rp10juta dan melaporkan ke Polsek Kotaagung untuk ditindak lanjuti,” jelasnya.

Sambungnya, dalam perkara tersebut berhasil diamankan berupa sepeda motor jenis Honda beat tanpa nopol warna hitam yang digunakan para pelaku saat melakukan aksi kejahatan.

Kemudian, Hp Xiomi Redmi 9, Dompet Sopie martin warna pink berisi 4 kartu ATM Bank BRI dan Bank Lampung milik korban

“Terhadap barang bukti lain masih dalam pencarian,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan tersangka Novran Sastio, bahwa dalam Curas itu, ia berperan membawa sepeda motor dan rekannya yang telah diketahui identitasnya sebagai eksekutor penjambretan.

Baca Juga  Polres Tanggamus Kembangkan Kasus Begal, 8 Kasus Lainnya Terungkap

“Tersangka Novran bertugas membawa motor, untuk eksekutornya masih dalam pengejaran dan ditetapkan DPO,” imbuhnya.

Saat ini, tersangka dan barang bukti ditahan di Polsek Kotaagung guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana, ancaman maksimal 9 tahun penjara,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan tersangka Novran bahwa dalam penjambretan tersebut ia mendapatkan pembagian Rp3,5 juta yang diberikan oleh rekannya yang DPO.

“Saya tugasnya bawa motor, yang ambil tas korban temen saya. Saya dikasih Rp3,5 juta,” kata Novran di Polsek Kotaagung. (Arj/len)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *