PMII Kirim Peserta Kelas Paradigma ke Ponpes Nashihuddin

Redaksi

Selasa, 24 November 2020 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Kelas Paradigma dari PMII Rayon Ekonomi dan Bisnis Islam mengikuti kegiatan \'nyantri di Pondok Pesantren Nashihuddin binaan Kyai Khabibbul Muttaqin, Senin (23/11). Foto: Netizenku.com

Peserta Kelas Paradigma dari PMII Rayon Ekonomi dan Bisnis Islam mengikuti kegiatan \'nyantri di Pondok Pesantren Nashihuddin binaan Kyai Khabibbul Muttaqin, Senin (23/11). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Ekonomi dan Bisnis Islam mengirim peserta Kelas Paradigma ke Pondok Pesantren (Ponpes) Nashihuddin di bawah binaan Kyai Khabibbul Muttaqin untuk belajar menjadi santri selama 10 hari.

Kegiatan \’mondok ini merupakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari kegiatan yang telah dilaksanakan pada 10-12 November lalu.

\”Kegiatan \’nyantri selama 10 hari ini, ialah semata-mata untuk belajar. Karena belajar tidak melulu dengan mengisi kepala(kognisi), tapi juga dada (afeksi) yang selama ini kering dan tidak bisa didapatkan di dalam kampus,\” tutur Diana Berliyani selaku Ketua Pelaksana kegiatan, Selasa (24/11).

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peserta yang mengikuti kegiatan Nyantri ini sebanyak 6 orang, terdiri dari Fakultas Ekonomi dan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL).

Mereka menginap serta mengikuti semua kegiatan Pondok Pesantren, dari 13-23 November 2020.

\”PMII tidak bisa dilepaskan dari santri, karena pondok pesantren dan kultur di dalamnya sudah menjadi satu kesatuan. Juga, kita sebagai warga pergerakan juga harus tetap menjaga nilai-nilai tersebut, agar apa yang kita lakukan tidak salah arah,\” ujar Ketua Rayon FEBI, Firdaus Anshori.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Paska \’nyantri selama 10 hari ini, peserta diharapkan mampu untuk tetap rendah diri, takzim, dan tidak cepat merasa cukup akan ilmu pengetahuan yang sudah didapat selama berproses di PMII. (Josua)

Berita Terkait

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB

Lampung Dapat Apa dari MBG?

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:09 WIB

“GoodB(a)y” Bibi, Lupakan Mimpi Jadi Raja Bayangan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:04 WIB

Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Menara Siger Residence I Mulai Dibangun, 30 Unit Ludes Terjual

Kamis, 23 Apr 2026 - 19:03 WIB