Pj. Gubernur Lampung Dorong Festival Kebudayaan UNILA 2025 Sebagai Upaya Perkuat Identitas Bangsa di Era Globalisasi

Suryani

Kamis, 16 Januari 2025 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Gubernur Lampung, Samsudin (tengah) dalam acara Anugerah Be Strong Festival Kebudayaan dan Cinta Tanah Air Universitas Lampung 2025 di Gedung Serba Guna (GSG) UNILA, Kamis (16/1), Foto: Diskominfotik Provinsi Lampung.

Pj. Gubernur Lampung, Samsudin (tengah) dalam acara Anugerah Be Strong Festival Kebudayaan dan Cinta Tanah Air Universitas Lampung 2025 di Gedung Serba Guna (GSG) UNILA, Kamis (16/1), Foto: Diskominfotik Provinsi Lampung.

Bandar Lampung (Netizenku.com): Pj. Gubernur Lampung, Samsudin menghadiri acara Anugerah Be Strong Festival Kebudayaan dan Cinta Tanah Air Universitas Lampung 2025 bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) UNILA, Kamis (16/1/2025).

Acara ini bertema “Menguatkan Identitas Bangsa melalui Kebudayaan di Era Globalisasi” yang bertujuan untuk melestarikan kecintaan terhadap budaya bangsa sekaligus menyusun rekomendasi langkah-langkah konkrit untuk mempromosikan budaya Inesia di tingkat global.

Mengawali sambutannya Pj. Gubernur Samsudin berpesan agar Festival Kebudayaan dan Cinta Tanah Air Universitas Lampung 2025 ini dapat melestarikan nilai-nilai budaya bangsa khususnya budaya di Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Acara ini jangan hanya dijadikan sebuah perayaan budaya, tetapi juga wujud nyata dari komitmen kita untuk menanamkan nilai-nilai cinta tanah air dalam setiap generasi muda,” pesannya.

Baca Juga  80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Sebagai bangsa yang kaya akan keragaman budaya, Indonesia memiliki kekuatan luar biasa yang terletak pada keberagamannya. Budaya bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga identitas yang harus dijaga dan dikembangkan.

Menurut Samsudin, Provinsi Lampung memiliki kekayaan budaya lokal seperti Siger, tapis, nyeruit, dan berbagai seni tradisional lainnya yang mencerminkan karakter masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai yang inklusif dan penuh toleransi.

“Melalui festival ini, saya melihat semangat yang luar biasa dari mahasiswa Universitas Lampung untuk menghidupkan budaya, mempererat persatuan, dan menunjukkan kecintaan terhadap tanah air,” ucapnya.

Lebih lanjut, Samsudin mengatakan bahwa di tengah tantangan globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi, kita sering kali dihadapkan pada ancaman kehilangan identitas budaya. Oleh karena itu, festival seperti ini menjadi sangat penting sebagai media edukasi dan pelestarian budaya.

Baca Juga  HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Pj. Gubernur Lampung berharap, melalui Anugerah Be Strong Festival ini, seluruh peserta tidak hanya menikmati keberagaman budaya, tetapi juga menyerap pesan-pesan moral tentang pentingnya solidaritas, persatuan, dan keberlanjutan budaya bangsa.

Diakhir, Pj. Gubernur Lampung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan penyelenggaraan Anugerah Be Strong Festival Kebudayaan dan Cinta Tanah Air Universitas Lampung 2025.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universitas Lampung dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam festival ini. Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan inovasi dan kreasi yang semakin baik,” pungkasnya.

Baca Juga  HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas

Dalam kesempatan tersebut Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pj. Gubernur Lampung atas kehadirannya di acara Anugerah Be Strong Festival Kebudayaan dan Cinta Tanah Air Universitas Lampung 2025.

“Saya ucapkan banyak terima kasih, terutama kepada Bapak Gubernur dan seluruh pihak yang telah mendukung acara ini,” ucapnya.

Acara ini menghadirkan beberapa keynote speech diantaranya : Direktur sejarah dan permuseuman Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Prof. DR. Agus Mulyana, M. Hum., Tokoh adat Lampung dan Anggota DPD RI Bustami Zainudin.(*)

(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Mayang: Sinergi Lintas Lembaga Kunci Perlindungan Masyarakat
Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut
Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang
BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih
80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:23 WIB

BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:08 WIB

Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Berita Terbaru

Pringsewu

Pringsewu Perkuat Pendidikan Politik bagi Generasi Muda

Kamis, 6 Agu 2026 - 15:16 WIB