Pj. Gubernur Ajak Seluruh Pihak Bangun Lampung Jadi Pusat Investasi

Suryani

Selasa, 24 Desember 2024 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Diskominfotik Provinsi Lampung.

Foto: Diskominfotik Provinsi Lampung.

Bandar Lampung (Netizenku.com): Staf Ahli bidang Kemasyarakatan & SDM, Intizam, menjadi Pembina Apel Mingguan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, di Lapangan Korpri, Senin (23/12/24).

Pj. Gubernur Lampung dalam sambutan yang disampaikan oleh Staf Ahli bidang Kemasyarakatan & SDM, Intizam, mengungkapkan bahwa Provinsi Lampung memiliki banyak potensi dan peluang investasi terutama yang bersumber dari alam seperti Pantai, Laut, Hasil Bumi dan Hasil Pertanian.

Tahun lalu, produksi komoditas Padi di Provinsi Lampung menduduki urutan ke-6 nasional dengan total produksi mencapai 2,76 juta ton, sedangkan komoditas Ubi Kayu secara konsisten Provinsi Lampung menjadi yang tertinggi se-Indonesia dengan jumlah produksi mencapai lebih dari 8 juta ton.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Bunda Eva Tinjau MBG, Pastikan Makanan Layak dan Berkualitas

Beberapa komoditas tanaman pangan lainnya seperti Jagung, Kedelai, Kacang Tanah, Kacang Hijau, dan Ubi Jalar merupakan Komoditas Unggulan di Provinsi Lampung yang produksinya menempati 10 Besar Nasional.

Oleh karenanya, selain menjadi Lumbung Pangan, komoditas-komoditas unggulan tersebut juga merupakan Peluang dan Potensi bagi Investasi di Sektor Hilirisasi Komoditas Pertanian yang tentunya akan memberi Nilai Tambah dan multiplier effect yang positif bagi perekonomian di Provinsi Lampung.

Selain Sektor Pertanian, kata Pj. Gubernur, Provinsi Lampung juga memiliki potensi untuk pengembangan sumber energi terbarukan (renewable energy) seperti Panas Bumi dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di beberapa wilayah Lampung.

Disamping itu, pada sektor pariwisata juga tak kalah unggul, baik pariwisata alam seperti pegunungan dan pantai yang indah di sepanjang pesisir Provinsi Lampung, juga keragaman produk-produk ekonomi kreatif seperti Tapis dan Batik Lampung.

Baca Juga  Konvoi 30 Jeep PPM Jadi Magnet Festival Budaya HUT ke-344 Kota Bandar Lampung

Pj. Gubernur selanjutnya menyebutkan, Realisasi Investasi di Provinsi Lampung sampai dengan saat ini telah mencapai 7,34 Trilyun dari target tahun 2024 sebesar 12,96 Trilyun. Investasi pada tahun ini masih didominasi oleh Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) yaitu mencapai 5,44 Trilyun sedangkan Penanam Modal Asing (PMA) sebesar 1,89 Trilyun. Adapun Realisasi Investasi ini telah berhasil menyerap 31.527 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan 19 orang Tenaga Kerja Asing (TKA).

Saat ini seluruh Perizinan Berusaha telah beralih ke sistem Online Single Submission – Risk based Approach (OSS-RBA). Melalui sistem OSS-RBA ini, para investor dapat mengajukan Perizinan Berusaha secara online tanpa harus melewati berbagai tahapan yang rumit.

Baca Juga  Ratusan Ribu Warga Padati Jalan Sehat HUT Kota Bandar Lampung ke-344

Menurut Pj. Gubernur, hal ini dapat mengurangi birokrasi serta meningkatkan efisiensi, sehingga dapat mempercepat Proses Investasi dari mulai Perencanaan Bisnis hingga Implementasi Proyek.

Pj. Gubernur mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus melakukan Reformasi Regulasi dan mempermudah Proses Perizinan guna menciptakan lingkungan bisnis yang lebih Ramah Investasi.

“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Lampung menjadi Pusat Investasi yang menarik, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi. Mari kita jalin kerjasama yang kuat, berbagi visi, dan bekerja bersama demi kemajuan bersama,” ujar Pj. Gubernur.(*)

(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

 

 

 

 

Berita Terkait

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading
Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir
Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha
Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton
Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB