Petuah Margaret Thatcher dan Peluang Umar Ahmad

Hendri Setiadi

Senin, 8 April 2024 - 04:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Namanya Margaret Thatcher. Sosok Thatcher adalah perdana menteri perempuan pertama di Inggris, sekaligus pemimpin perempuan pertama di Benua Eropa.

Thatcher yang menggeluti ilmu kimia di perguruan tinggi dan menggandrungi politik di realita kehidupan tidak hanya sekadar menjabat perdana menteri. Tapi dia seakan tangguh menggenggamnya. Tak pelak 3 periode (1979 hingga 1990) tahta terhormat itu dia duduki dengan kokoh. Sekokoh kebijakannya yang tak kenal gentar. Pun terhadap kekuatan Uni Soviet (kini Rusia) yang dikenal mendominasi kekuatan politik dan persenjataan dunia ketika itu.

Malah, saking kagumnya dengan keberanian perempuan yang satu ini, Krasnaya Zevzda (Bintang Merah) yang merupakan suratkabar harian militer Soviet, membuat berita tentang Thatcher. Kurang lebih judulnya “Si Perempuan Besi Timbulkan Kekhawatiran”. Tanpa dinyana julukan itu melekat kekal pada Thatcher; “Iron Lady”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantas apa hubungan antara sepak terjang Margaret Thatcher Sang Iron Lady dengan Umar Ahmad yang juga tercatat telah  beberapa periode memimpin Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dan kini tengah bersiaga menyongsong kontestasi politik sebagai calon Gubernur Lampung?

Baca Juga  “Seistimewa Apa Batik Garuda Lambar?

Hubungannya relatif. Bahkan, kendati kapasitas dan masa berkiprah berbeda, keduanya memiliki kesamaan sebagai sosok fenomenal pada ranahnya masing-masing. Tetap ada benang merah yang bisa ditarik.

Terkait dengan itu penulis teringat ucapan Umar Ahmad, sesaat setelah dirinya menerima deklarasi dukungan dari lembaga Humanika untuk maju di pilgub mendatang.

Ketika itu Umar bilang, “Kalau ditanyakan secara pribadi apakah siap maju pilgub? jawaban saya tetap tidak berubah. Saya tidak siap. Tapi kalau pernyataannya bahwa kita memiliki kegelisahaan yang sama terhadap kondisi Lampung hari ini dan bertekad bersama-sama ingin memperbaikinya, maka dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim saya siap bergerak untuk memajukan Provinsi Lampung”.

Dia lantas menambahkan, untuk itu perlu diinventarisir seberapa banyak orang atau pihak yang memiliki kegelisahan serupa dan kemudian tertarik melakukan perubahan secara bersama. “Barisan itulah yang sejatinya akan menjadi Pasukan Lampung yang akan bergerak konkrit membangun Lampung”.

Dengan kata lain, saat itu Umar ingin menggarisbawahi, bahwa gerakan yang dilakukan secara bersama-sama oleh “Pasukan Lampung” hendaknya jangan berorientasi hanya sekadar menjadikan dirinya sebagai gubernur. “Tapi bagaimana proses ini dapat terkristalisasi menjadi sebuah gerakan yang pada akhirnya bertujuan membangun Lampung.”

Baca Juga  Pusing (Lebih dari) Tujuh Keliling

Demikianlah niatan Umar yang sudah terucapkan. Di sinilah korelasi antara Umar Ahmad dan petuah Sang Iron Lady terlihat. Tak ubahnya gayung bersambut. Apa itu?

Dulu Margaret Thatcher pernah berpesan;

“Jagalah pikiranmu, karena itu akan menjadi kata-kata. Hati-hati dengan ucapan, karena mereka akan menjadi nyata. Jagalah tindakanmu, karena itu akan menjadi kebiasaan. Jagalah kebiasaanmu, karena itu akan menjadi karaktermu. Dan jagalah karaktermu, karena itu akan menjadi takdirmu. Apa yang kita pikirkan, kita jadinya”.

Jika niatan di benak dan hati Umar Ahmad sudah terucap, ingin bergerak bersama orang-orang yang menyimpan kegelisahan lantaran prihatin dengan kondisi Lampung hari ini, kiranya ucapan itu telah berproses menjadi nyata.

Itu setidaknya kentara dari mulai merebaknya perbincangan publik seantero Lampung tentang Umar Ahmad yang hendak maju pilgub. Tak sebatas berucap, sebagian bahkan telah melangkah nyata dan secara swadaya memasang baliho Umar Ahmad di berbagai titik strategis dan pada momentum startegis pula, menjelang Idul Fitri.

Baca Juga  Tak Berhenti di Sepuluh

Fenomena itu bisa dibaca telah berlangsungnya transformasi sikap. Bila sebelumnya banyak kalangan yang mengajukan pertanyaan, apakah Umar Ahmad akan maju pilgub, kini pertanyaan itu telah bersalin rupa menjadi “pernyataan” sikap dukungan.

Mungkinkah juga tekad Umar Ahmad yang ingin membawa harkat martabat Lampung ke posisi lebih layak merupakan cerminan karakternya? Sebentuk karakter yang bergerak demi kebersamaan.

Kalau kembali mengutip penutup dari petuah Margaret Thatcher tadi, “Jagalah kebiasaanmu karena itu akan menjadi karaktermu. Dan jagalah karaktermu karena itu akan menjadi takdirmu. Apa yang kita pikirkan, kita jadinya”, agaknya pesan ini bisa dijadikan panutan oleh Umar Ahmad dan para pendukungnya bila harapan ingin menjadi kenyataan, sebagai takdir.

Tentunya dengan catatan konsisten pada niat awal. Merubah kondisi Lampung yang memprihatinkan menjadi Lampung yang semestinya. (*)

Berita Terkait

Umar Ahmad Akui Punya Relasi dengan SGC
Maestro Diplomasi Meja Makan
Sayonara
Strategi Cerdik Korea Bombardir Kita
Keliru Manuver Berbuntut Baper
Kamu Mau atau Tidak? Itu Saja
Banner Caleg Bikin Maleg
Balada Gelar Doctor Honoris Causa di Desa Konoha

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:01 WIB

Satres Narkoba Polres Pesawaran Tangkap Dua Pengedar Sabu

Selasa, 21 Mei 2024 - 09:45 WIB

Dendi Minta TPID Waspadai Kenaikan Harga Daging Jelang Idul Adha

Minggu, 19 Mei 2024 - 11:04 WIB

Aparat Gabungan Bongkar Paksa Bangunan Liar Tempat Sabung Ayam

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:42 WIB

Cabuli Anak Dibawah Umur, Kakek 65 Tahun Digelandang ke Polres Pesawaran

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:35 WIB

Tunjang Ketahanan dan Swasembada Pangan, Dendi Tanam Kedelai

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:25 WIB

Dendi Tekankan Penyelenggara Pemilu Jaga Netralitas

Rabu, 15 Mei 2024 - 18:04 WIB

Ketua TP PKK Pesawaran Hadiri Acara Puncak HUT ke-44 Dekranas

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:19 WIB

BPK RI Beri Opini WTP Laporan Keuangan Pesawaran Tahun 2023

Berita Terbaru

Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah, SP saat memberikan sambutan dan arahan kepada jajaran pengurus PWI Tubaba. (Arie/NK)

Tulang Bawang Barat

HPN Tingkat Daerah, PWI Lampung Kunker ke PWI Tubaba

Jumat, 24 Mei 2024 - 20:20 WIB

Aparat Kepolisian dan masyarakat memantau letusan Keramikan Suoh dan jauh, Jumat (25/5/2024). (Iwan/NK)

Lampung Barat

Warga Lambar Tertimpa Musibah, Pejabatnya Pesta di Bandarlampung

Jumat, 24 Mei 2024 - 12:26 WIB