oleh

Pergi Mencari Rongsok, Rudi Ditemukan Tewas di Dermaga Tiga Ketapang

Pesawaran (Netizenku.com): Pergi mencari barang rongsok, Rudi (38) Warga Dusun Ketapang Barat RT/RW 001/001, Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupetan Pesawaran, yang memilki riwayat gangguan jiwa ini ditemukan tewas mengapung di Dermaga Tiga Ketapang Barat, Batu Menyan, Teluk Pandan.

Menurut keterangan Kapolsek Padang Cermin Iptu Apri Sampanuju, mewakili Kapolres Pesawaran, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (26/6), korban sekira pukul16.00 WIB pergi dari rumah untuk mencari barang rongsok di sekitar Dermaga 3 Ketapang. Akan tetapi sampai dengan pukul18.00 WIB korban tidak kembali ke rumah.

Baca Juga  Siswi Al-Kautsar Jadi Korban Penjambretan di Kurungan Nyawa

“Melihat anaknya tak kunjung pulang lalu orang tua korban (Rianto) bersama saksi Riyadi dengan dibantu warga sekitar langsung mencari keberadaan korban, tetapi sampai dengan pukul 24.00 WIB tidak juga ditemukan,” kata Kapolsek, Senin (27/6).

Kemudian pada keesokan harinya, jelas Kapolsek, sekira pukul 05.45 WIB warga atas nama Kaila, yang sedang bermain di dermaga melihat tubuh korban mengapung di Dermaga 3 Ketapang. Melihat hal itu kemudian saksi memberitahukan peristiwa yang dilihatnya kepada warga di sekitar.

Baca Juga  Eriawan Akui Pemkab Lamban Tangani Corona

“Korban memang diketahui sejak kecil mempunyai riwayat gangguan kejiwaan dan juga tidak bisa berenang, bahkan sebelumnya juga korban pernah terjatuh ke dalam laut Dermaga 3 Ketapang, tetapi masih dapat diselamatkan warga,” jelas Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek mengungkapkan ,saat ditemukan, dari mulut korban mengeluarkan darah, karena diduga pembuluh darah korban pecah akibat tenggelam, luka kulit jari telunjuk sebelah kanan terkelupas diduga terbentur batu karang.

Baca Juga  Pasangan Bersinar Canangkan Program Jumat Berkah

“Setelah dilakukan olah TKP dan indentifikasi jenazah, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, baik luka terbuka maupun tumpul, dan karena peristiwa ini orang tua korban menyatakan tidak berkenan apabila korban dibawa ke Puskesmas Hanura untuk mendapatkan tindakan medis,” ungkap Kapolsek. (Soheh/Len)