Perencanaan Anggaran Kurang Matang, Silpa Lamtim 2019 Tinggi

Redaksi

Senin, 20 Juli 2020 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com): DPRD Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), meminta agar perencanaan anggaran pemerintah kabupaten setempat dapat dilakukan secara matang dan terukur serta ada komitmen pada penganggarannya.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Lamtim, Ariyan Putra Marga, saat menyampaikan laporan badan anggaran DPRD tentang hasil pembahasan rancangan peraturan daerah tentang LPPA APBD Lamtim tahun 2019, di ruang sidang DPRD, Senin (20/7).

Berdasarkan pembahasan terhadap rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2019, maka Badan Anggaran DPRD Kabupaten Lampung Timur melihat dari Sisa Lebih Penghitungan Anggaran (Silpa) Tahun Anggaran 2019 yang sebesar Rp195.868 miliar yang masih tinggi. Ini menandakan perencanaan anggaran pemerintah kabupaten tidak dilakukan secara matang dan terukur serta tidak ada komitmen pada saat penganggarannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, terkait belanja tidak langsung khususnya belanja pegawai senilai Rp106.661 miliar. Hal ini juga menjadi sorotan badan anggaran, pada belanja pegawai yang terjadi di semua OPD masih sangat tinggi Silpanya, terutama di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp54,904 miliar, BPKAD sebesar Rp6.856 miliar, Dinas Pertanian dan Pangan sebesar Rp.4,664 miliar, Dinas Kesehatan Sebesar Rp4,653 miliar, dan Dinas PUPR Sebesar Rp4,102 miliar.

\”Maka DPRD Kabupaten Lamtim meminta agar perencanaan anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur agar dapat dilakukan secara matang dan terukur serta ada komitmen di penganggarannya,\” katanya.

Hal ini menurutnya, mengingat masih banyaknya OPD yang sangat membutuhkan anggaran untuk pelaksanaan program dan kegiatan yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat. Terlebih pada tahun 2020 ini banyak OPD yang tidak bisa melakukan kegiatan yang telah direncanakan akibat memfokuskan anggaran untuk penanganan Covid-19.

\”Untuk itu DPRD Kabupten Lampung Timur merekomendasikan untuk segera dilakukan penataan ulang tahun 2020 melalui APBD Perubahan 2020, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah,\” ungkapnya. (Nainggolan/len)

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:20 WIB

Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:15 WIB

Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Senin, 20 Juli 2026 - 17:27 WIB

Konvoi 30 Jeep PPM Jadi Magnet Festival Budaya HUT ke-344 Kota Bandar Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT

Rabu, 29 Jul 2026 - 13:10 WIB

Oplus_131072

Tulang Bawang Barat

Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Rabu, 29 Jul 2026 - 12:03 WIB

Bandarlampung

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 - 11:45 WIB