Percepatan Rekam KTP El, Lamtim Bentuk Tim Jemput Bola

Redaksi

Rabu, 16 Januari 2019 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com): Dalam rangka percepatan perekaman KTP elektronik (KTP El) di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membentuk enam tim jemput bola untuk melakukan perekaman bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP El ke desa-desa.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Lamtim Indra Gandi, mewakili Kadisdukcapil Lamtim Subandri mengatakan, ini sebagai upaya pelayanan yang baik dan maksimal, maka pihaknya melakukan jemput bola, selain untuk mensukseskan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif tahun ini. Karena syarat untuk dapat melakukan pencoblosan masyarakat harus memiliki KTP atau surat keterangan perekaman.

Baca Juga  Lamtim Gelar Halal Bihalal di Tengah Pandemi

“Tahun 2019 ini kita akan menghadapi pemilihan presiden dan pemilihan legislative, oleh karena itu salah satu faktor pendukung suksesnya pemilihan presiden dan pemilihan legislatif tahun 2019 ini adalah kesiapan pemilih untuk dapat memilih calon presiden dan anggota legislatif, salah satu syarat adalah memiliki ktp atau sudah perekaman yaitu sudah mempunyai Suket (surat keterangan perekaman),\” ungkapnya, Rabu (16/1).

Dalam beberapa hari  kedepan, keenam tim yang dibentuk tersebut telah turun ke desa-desa di beberapa kecamatan. Dan sampai dengan hari ini, tim sudah turun ke enam kecamatan yaitu Sukadana, Labuhan Maringgai, Skampung Udik, Mataram Baru, Melinting, Porbulinggo. Rata-rata masyarakat di setiap desa yang melakukan perekaman ada sekitar puluhan samapi ratusan orang perharinya.

“Selain ke desa-desa yang ada,  kita juga melakukan perekaman ke sekolah- sekolah. Setiap masyarakat yang telah melakukan perekaman, maka langsung kita berikan Suket sembari menunggu proses cetak blangko KTP bagi yang bersangkutan,” tambahnya.

Baca Juga  Kadis Pariwisata Lamtim Diduga Mintai Setoran ke Rekanan

Dari data diketahui, pertanggal 10 Januari masih ada sekitar 113.223 orang yang belum melakukan perekaman. Maka dengan dilakukannya jemput bola perekaman ke desa-desa ini akan menjadi efektif, dan mudah-mudahan dalam tiga bulan ini data jumlah yang belum melakukan perekan KTP tersebut dapat terselesaikan. (Nainggolan)

Berita Terkait

Warung Sehat Inovasi Kimia Farma dan BUMDes Lamtim
Arinal: Sinergi Pemerintah-Masyarakat Alpukat Siger Giri Mulyo Berbuah Manis
SIEJ Simpul Lampung-Balai TNWK Gelar Diskusi Perlindungan Gajah Sumatera
Dewan Dakwah Siap Bangun Perkampungan Keluarga Yatim
OJK Gelar Inklusi Keuangan Syariah di Lampung Timur
Hari Bakti PUPR ke-77, Gubernur Lakukan Penanaman Pohon dan Tinjau Bendungan Marga Tiga
Gubernur Serahkan Tali Asih untuk Warga Lamtim
Pemprov Salurkan 6 Ribu Liter Minyak Goreng dan Sembako di Lamtim

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 12:30 WIB

Cuaca Lampung Diprediksi Berawan-Hujan Ringan, Aman untuk Penyeberangan

Kamis, 18 April 2024 - 21:58 WIB

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 April 2024 - 19:49 WIB

DPD PDI Perjuangan Santai Tanggapi Rumor Umar Ahmad-Edi Irawan

Kamis, 18 April 2024 - 13:38 WIB

Lampung Memperkaya Kalender Pariwisata dengan 90 Kegiatan Tahun 2024

Kamis, 18 April 2024 - 12:42 WIB

6 Trayek Baru Angkutan Perintis Lampung Diajukan

Rabu, 17 April 2024 - 20:26 WIB

Musim Selancar, Disparekraf Lampung Klaim Telah Lakukan Koordinasi

Rabu, 17 April 2024 - 19:47 WIB

Arinal Apresiasi Komitmen ASN Lampung Pasca Libur Lebaran

Rabu, 3 April 2024 - 07:36 WIB

Perpusda Lampung Merabah Desa 

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tubaba Beri Bantuan Jamban Sehat di Tumijajar

Jumat, 19 Apr 2024 - 10:33 WIB

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB