Penolakan UU MD3 di Metro, 2 Mahasiswa Jadi Korban

Redaksi

Rabu, 7 Maret 2018 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat keamanan.

Aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat keamanan.

Metro (Netizenku): Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Metro, melakukan aksi penolakan UU MD3 di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, Rabu (7/3).

Puluhan massa tampak membawa keranda mayat sambil meneriakan lafaz lailahaillallah di halaman Kantor DPRD setempat, sebagai simbol matinya demokrasi di negeri ini.

Berdasarkan pantauan, ratusan aparat keamanan diturunkan untuk mengamankan aksi ini. Dan saat berjalan nya aksi, 2 mahasiswa menjadi korban lantaran aksi yang sempat diwarnai dengan kerusuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Awalnya terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat keamanan, ketika massa mahasiswa mencoba menerobos masuk ke dalam kantor DPRD. Akibatnya, 2 orang mahasiswa menjadi korban, dan mendapatkan luka dibagian dahi dan pipi, diduga karena terinjak-injak aparat.

Tanzili (22) salah seorang korban mengaku, bahwa dirinya terinjak-injak aparat, saat terlibat aksi saling dorong.

\"\"

\”Didorong pak sampai enggak bisa nafas, kami diinjak-injak. Kalo saya di bagian sini (dahi-red) pak yang luka,\” ucapnya.

Sementara, Candra Putra (23) mahasiswa yang juga mengalami luka dibagian bawah telinga hingga pipi sebelah kanan. Mengaku bahwa pihak aparat mencoba menghalangi upaya dialog dari mahasiswa.

\”Tadi saat kami mencoba berdialog dan mencoba masuk, kami dihalangi dan terjadi aksi saling dorong. Dan mahasiswa dorong mundur hingga banyak yang terjatuh,\” tandasnya.(Rival)

Berita Terkait

Wagub Jihan Dampingi Mendukbangga Pada Puncak Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia 2025
Tondi Muamar Tegaskan Pancasila Jaga Pangaruh Hal Negatif
Bawaslu Lampung Tegaskan Pentingnynya Tertib Administrasi dan Akuraasi Pelaporan Divisi Hukum
Anggota Komisi IV DPR Irham Jafar dan I Ketut Suwendra Sidak ke Bulog Metro, Hasilnya?
Rahmat Mirzani Djausal Tinjau Pelaksanaan Program MBG di Metro
Bola Panas, KPU Metro Batalkan Pencalonan Wahdi-Qomaru
Qomaru Bersalah Langgar Pidana Pemilu Segini Besar Dendanya
PN Kota Metro Dijaga Ketat, Qomaru Zaman Datang Bawa Tim Sukses

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Senin, 2 Februari 2026 - 19:49 WIB

Polres Pringsewu Hadirkan Layanan SKCK di MPP

Senin, 2 Februari 2026 - 19:48 WIB

Pemkab Pringsewu Hadiri Rakornas Sinergi Pusat dan Daerah 2026 di Bogor

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:46 WIB

SPBU Pertama di Jalur Pringsewu–Bandara Radin Inten II Resmi Beroperasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:44 WIB

Guru SD Terlibat Jaringan Sabu, Kapolres Pringsewu: Ancaman Sosial Serius

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:21 WIB

Riyanto Pamungkas: Kebudayaan Fondasi Pembangunan Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Minggu, 22 Feb 2026 - 22:34 WIB

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB