Penilaian Tiga Kecamatan Berisiko Penyebaran Covid-19 Dinilai Tidak Fair

Redaksi

Jumat, 20 November 2020 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Direktur Indoconsultant Lampung Feby Arisma menilai penetapan tiga kecamatan seperti Gedongtataan, Negerikaton dan Teluk Pandan memiliki resiko tinggi penyebaran Covid-19 tidak fair. Dan hendaknya Tim satgas secara objektif dalam menetapkan zona dan memperlakukan wilayah dalam penegakan disiplin secara merata

\”Untuk daerah yang memiliki pasien yang terpapar banyak dan tidak ditetapkan sebagai zona merah dikhawatirkan akan menjadi cluster baru seperti kecamatan Padang cermin 5 kasus. Sedangkan Negeri Katon hanya satu kasus dan ditetapkan sebagai zona merah tentu tidak fair,\”ungkap Feby Arisma, Jumat (20/11)

Untuk itu pihaknya berharap agar  Pemda Pesawaran tegas dan objektif dalam menetapkan wilayah zona merah sehingga semua unsur dan stake holder  dapat berperan aktif dalam menanggulangi kondisi di masyarakat, \”Padangcermin merupakan akses pariwisata. Kalau dianggap tidak berbahaya, justru sebaliknya,\” ucapnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut mantan anggota DPRD Pesawaran ini setiap kecamatan yang ditemukan kasus Covid-19 maka daerah itu harus ditetapkan sebagai zona merah. Tidak hanya persoalan berapa banyak jumlahnya, ketika ada satu saja yang terkonfirmasi positif covid-19 seharusnya ditetapkan sebagai zona merah.

\”Bagi wilayah yang sudah dinyatakan zona merah maka harus ada perlakuan khusus mulai dari penegakan disiplin prokes, posko kesehatan secara komprehensif seluruh elemen. Kalau ketua satgas yang menyatakan hanya 3 kecamatan yang paling tinggi, harusnya kecamatan lainnya juga harus diperlakukan sama termasuk penegakan sanksi bagi pelanggar,\” pungkasnya

Diketahui berdasarkan updata per 18 November kasus terkonfirmasi positif covid-19 yakni Kecamatan Way Khilau 2; Tegineneng 2; Negerikaton 1: Gedongtataan 11: Teluk Pandan 64: Padangcermin 5; Way Ratai 1: Margapunduh, Punduhpedada, Kedondong dan Way Lima 0

Terpisah Plh Ketua Harian Satgas Covid-19 Pesawaran Kesuma Dewangsa, memaklumi jika ada penilaian dari Direktur Indoconsultant Lampung Feby Arisma tersebut. Dirinya menyebut 3 kecamatan sebagai zona merah merupakan pernyataan secara global kepada awak media.

\”Pada prinsipnya setiap wilayah yang zona merah dan resiko tinggi, semua kita perlakukan sama. Terkait tiga kecamatan seperti Gedongtataan, Teluk Pandan dan Negerikaton itu data sample yang kita berikan kepada teman teman media,\” jelasnya

Pertimbangan lainnya Kecamatan Gedongtataan cukup tinggi mengingat pusat ibukota kabupaten sehingga banyak ASN maupun THLS dan swasta yang berasal dari luar kabupaten. Kemudian Negerikaton dikarenakan pada waktu itu ada cluster baru pada saat kejadian demo (penolakan Omnibus)

\”Tentunya kita akan melihat secara objektif dan memberikan perlakukan khusus dan adil terhadap wilayah yang memiliki resiko tinggi penyebaran Covid-19. Tidak hanya Gedongtataan, Negerikaton maupun Telukpadan, tetapi Kecamatan Padangcermin ada cluster baru anggota TNI yang baru pulang dari BKO, Padangcermin dan Waykhilau juga  kecamatan lainnya diperlakukan sama. Namun bagi kecamatan yang tidak ada kasus atau 0, jangan terlena juga harus tetap waspada,\” tandasnya. (Soheh)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB