Pemprov Lampung Dukung Pelatihan AI Ready ASEAN untuk Perkuat Literasi Digital

Tauriq Attala Gibran

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap Pelatihan Artificial Intelligence (AI) Ready ASEANsebagai upaya memperkuat literasi digital serta pemanfaatan kecerdasan buatan yang aman, bijak, dan beretika di tengah masyarakat.

Lampung (Netizenku.com): Dukungan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dalam kegiatan Pelatihan AI Ready ASEAN yang diselenggarakan oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) secara daring melalui Zoom, Rabu (14/1/2026).

Dalam sambutannya, Jihan mengapresiasi konsistensi Mafindo Lampung dalam mengedukasi masyarakat terkait literasi digital, keamanan ruang siber, serta pemanfaatan teknologi AI dan potensi kejahatan siber. Edukasi tersebut dinilai penting dan telah menyasar berbagai kalangan, mulai dari institusi pendidikan hingga komunitas, melalui kolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mengucapkan selamat kepada Mafindo dan seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan seminar ini. Insyaallah bermanfaat bagi masyarakat luas, terlebih topiknya sangat relevan dengan kondisi hari ini,” ujar Jihan.

Baca Juga  Gubernur Mirza Hadiri Apel Akbar Satlinmas di Jawa Tengah

Ia menilai, masyarakat saat ini hidup di era digital yang menawarkan kemudahan sekaligus tantangan. Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pada 2025 jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai sekitar 229 juta orang.

“Hari ini anak-anak bisa duduk manis di kamar, tetapi dunianya bisa keliling dunia. Internet memberi kemudahan, namun juga membawa risiko karena isinya bercampur antara yang bermanfaat dan menyesatkan,” jelasnya.

Dalam konteks tersebut, Jihan menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengarahkan penggunaan teknologi digital di lingkungan keluarga. Menurutnya, orang tua tidak hanya bertugas menyediakan akses internet, tetapi juga menjaga nilai dan arah pemanfaatannya.

Lebih lanjut, pemerintah telah mengambil langkah konkret melalui Peraturan Perundang-undangan Nomor 17 Tahun 2025 yang mengatur penggunaan gawai dan media sosial bagi anak, memperkuat peran orang tua, serta mewajibkan platform digital turut melindungi anak-anak. Namun demikian, regulasi dinilai tidak akan efektif tanpa peran aktif keluarga.

Baca Juga  Pemprov Lampung Komitmen Selesaikan Konflik Agraria yang Berlarut-larut

“Di sinilah peran penting kegiatan AI Ready ASEAN ini. Bukan untuk menjadikan kita ahli teknologi, tetapi agar kita tidak tertinggal jauh dari anak-anak kita, sehingga mampu mendampingi dan mengendalikan penggunaan teknologi secara bijak,” tegasnya.

Ia berharap para peserta tidak hanya membawa pulang sertifikat, tetapi juga semangat dan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam mendidik anak-anak agar teknologi menjadi sahabat keluarga, bukan sumber masalah.

Sementara itu, Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, menyampaikan bahwa masyarakat saat ini tidak hanya memasuki era digital, tetapi juga era kecerdasan artifisial yang akan mengubah banyak aspek kehidupan.

Baca Juga  Pendapatan Turun, Belanja Daerah Lampung Naik dalam Perubahan APBD 2026

“AI memiliki banyak manfaat yang sudah kita rasakan, tetapi juga memiliki risiko yang harus dipahami dan dimitigasi bersama,” ujarnya.

Septiaji menjelaskan, Mafindo aktif bekerja sama dengan pemerintah daerah, komunitas guru, serta berbagai pemangku kepentingan dalam penguatan literasi digital. Mafindo juga terlibat dalam penyusunan mata pelajaran Informatika serta Coding dan Kecerdasan Artifisial yang diintensifkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Melalui program AI Ready ASEAN yang bekerja sama dengan ASEAN Foundation dan berbagai mitra, Mafindo berharap guru, orang tua, dan peserta didik dapat memanfaatkan AI secara bijak sekaligus memahami risiko yang menyertainya.

“Kita harus siap menjaring manfaat AI dan pada saat yang sama siap melakukan mitigasi risikonya. Dua hal ini tidak bisa dipisahkan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Komisi V DPRD Lampung Dorong Direktur Baru RSUDAM Lanjutkan Program Pendahulu
Razia Kendaraan di Lampung Sasar Kelengkapan STNK dan Pajak
Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober
Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi
Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan
HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran
Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional
Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Polisi Gerebek Enam Lokasi di Margakaya Pringsewu, Dua Pria Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Lantik Delapan Pejabat, Bupati Pringsewu Ingatkan Pentingnya Kerja Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Bupati Riyanto Ajak Sekolah Cegah Perundungan dan Kekerasan terhadap Anak

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:52 WIB

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran Pelaksanaan Putusan MA Terkait SDN Pagar Dewa

Senin, 19 Okt 2026 - 19:11 WIB