Pemprov Lampung Bidik Produktivitas Ubi Kayu hingga 30 Ton per Hektare

Luki Pratama

Senin, 27 November 2023 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar hanya ilustrasi

Gambar hanya ilustrasi

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi Lampung bertekad meningkatkan produktivitas ubi kayu di daerahnya dengan target produksi yang ambisius pada tahun 2024.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi, mengungkapkan bahwa saat ini produksi ubi kayu mencapai sekitar 20 ton per hektare dari potensi sebesar 40 ton per hektare. Menilikhal tersebut membuat Pemprov semakin berusaha untuk meningkatkan produktivitas komoditas ini.

Pemprov Lampung menargetkan produktivitas ubi kayu pada tahun 2024 dapat mencapai 30 ton per hektare dengan mengoptimalkan luasan lahan pertanian yang mencapai 366.830 hektare.

Baca Juga  Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Upaya peningkatan produktivitas ini akan difokuskan melalui perbaikan teknik budidaya, pelatihan bagi petani, serta peningkatan sarana produksi,” kata dia kepada awak media, Selasa (28/11).

Selain itu, pemerintah juga berupaya menjalin kerjasama dengan Pupuk Sriwijaya (Pusri) sebagai penyedia pupuk demi menjamin ketersediaan pupuk yang dibutuhkan. Kerjasama dengan pelaku industri ubi kayu juga menjadi fokus untuk menstabilkan dan meningkatkan harga ubi kayu di tingkat Provinsi Lampung.

Ia pun menekankan pentingnya menjaga harga ubi kayu agar petani termotivasi untuk meningkatkan produksi.

Baca Juga  Gubernur dan DPRD Lampung Sepakati 11 Aspirasi Ojol untuk Disampaikan ke Pemerintah Pusat

“Harga yang stabil dan menguntungkan bagi petani menjadi kunci kesuksesan komoditas ini sebagai salah satu unggulan daerah,” lanjutnya.

Adanya penghapusan subsidi pupuk bagi komoditas ubi kayu sempat memengaruhi produktivitas, namun Pemprov Lampung memastikan akan menggunakan alternatif lain seperti pupuk organik dan menerapkan teknik budidaya yang optimal.

Provinsi Lampung yang merupakan produsen tapioka terbesar di Indonesia, dengan 74 pabrik tapioka, membutuhkan bahan baku ubi kayu sekitar delapan juta ton, namun ketersediaan saat ini hanya mencapai 6,5 juta-7 juta ton. Hal ini menjadi perhatian serius karena industri tapioka rentan mengalami kekurangan bahan baku.

Baca Juga  Sekdaprov Lampung Dorong Penguatan PPID dan Pemanfaatan Media Sosial untuk Keterbukaan Informasi

Produksi ubi kayu Lampung pada 2022 telah mencapai 6.719.088 ton, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 5.995.206 ton. Kabupaten Lampung Tengah menjadi sentra produksi terbesar dengan 2,5 juta ton, disusul oleh Tulang Bawang (778 ribu ton), Lampung Timur (satu juta ton), Tulang Bawang Barat (732 ribu ton), dan Lampung Utara (1,1 juta ton). (Luki) 

Berita Terkait

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia
Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung
Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi
NasDem Lampung Instruksikan Fraksi Perketat Pengawasan Distribusi BBM Subsidi
Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk
Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan
Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan
PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Berita Terbaru