oleh

Pemkot Gelar Festival Anak Sholeh

Bandarlampung (Netizenku.com): Guna menumbuhkan akhlak dan etika atau sopan santun pada generasi penerus sejak dini, Pemerintah Kota Bandarlampung menggelar festival anak sholeh Indonesia sekaligus wisuda akbar TPQ se-Kota Bandarlampung, di Masjid Agung Al-Furqon, Rabu (27/11).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Walikota Bandarlampung, Herman HN, itu diikuti sebanyak seribu peserta lebih yang terdiri dari anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD).

“Kegiatan ini tidak lain mengajarkan kepada anak akhlak etikanya selain itu juga membaca al-quran dengan baik, agar anak sejak dini kita didik menjadi pribadi yang memiliki sopan santun dan mengerti al-quran,” ujar Herman HN.

Lewat kegiatan yang mengusung tema ‘Mewujudkan Generasi Yang Religius, Faqih dan Berakhlakul Karimah’ diharapkan para anak-anak pada wisuda akbar TPQ itu nantinya dapat menjadi penerus yang bermanfaat dan membanggakan orang tua.

Baca Juga  HUT Ke-339 Bandarlampung, Pemkot dan TNI/Polri Vaksinasi Lansia

“Kalau anak yang sholeh itu tentunya akan memiliki kepribadian yang baik, terlebih jika nantinya menjadi qori dan qoriah dapat membanggakan orang tua dan juga daerahnya,” kata dia.

Herman HN berharap, kedepan seluruh TPQ yang ada di Kota berjuluk Tapis Berseri itu dapat mencetak generasi penerus yang bermanfaat dan memiliki jiwa religius paham akan agama. Sebab pendidikan akan agama harus diberikan sejak dini.

Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandarlampung, Eva Dwiana Herman HN, mendukung penuh kegiatan Festival Anak Sholeh Indonesia Se-Bandarampung. Eva Dwiana mengatakan dalam kegiatan tersebut anak-anak dilombakan dalam membaca Al-Quran. Hal itu guna terus meningkatkan kualitas anak penerus bangsa, khususnya di Bandarlampung dalam bidang keagamaan.

Baca Juga  Cuaca Buruk di Labuhan Maringgai Satu ABK Hilang

Wanita yang akrab disapa Bunda Eva ini berpesan kepada para orang tua dan guru ngaji untuk anak-anak tidak hanya dilatih membaca Al-Quran saja, namun sekaligus beserta artinya.

“Jangan banyak-banyak cara belajar Al-Quran, yang terpenting walaupun beberapa ayat dibaca anak-anak tahu artinya. Sehingga kalau sudah tau mereka mampu mengintropeksi apa yang mereka lakukan,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan yang rutin dilaksanakan ini mampu meningkatkan semangat orang tua dan guru ngaji untuk selalu memberikan motivasi kepada anak-anak. Terlebih, era digitalisasi saat ini sudah terlalu begitu banyak melekat di kalangan anak-anak.

“Karena walaupun kita sudah mengajarkan hal yang baik, tetapi anak-anak memegang handpone jadi kita tidak tahu. Oleh karena itu saya berharap kepada orang tua selalu memberikan masukan yang baik kepada anak-anak, dan juga melihat apa yang dilakukan anak-anak. Karena kalau kita hanya menyuruh mereka mengaji saja, iya mereka pasti mengaji, tapi kalau kita tidak pantau nanti kita nggak tahu apa yang mereka lakukan,” ujarnya.

Baca Juga  Sambut HUT Lampung ke-54, Pemprov Gelar Turnamen Catur Cepat di RSUDAM

Bunda Eva juga mengatakan, semua yang dilakukan oleh anak-anak dimulai dari orang tuanya. Sebab yang terbaik buat anak-anak InshaAllah hasilnya juga baik.

“Apa lagi dengan adanya lomba anak soleh ini, judulnya saja sudah anak sholeh mengandung makna yang luar biasa, dari tingkah laku, kepribadian, dan cara bicara semua di sini dinilai. Semoga ini menjadi motivasi masyarakat, walaupun kita ada di kota besar tapi kita luar biasa dalam hal keagamaan,” tandasnya. (Adi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *