Pemkot Balam Menilai UPTD PPPA Lampung Kurang Responsif

Luki Pratama

Selasa, 31 Oktober 2023 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PPPA Bandarlampung, Maryamah, saat diwawancarai di kantornya, Selasa (31/10). Foto: Luki.

Kepala Dinas PPPA Bandarlampung, Maryamah, saat diwawancarai di kantornya, Selasa (31/10). Foto: Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menilai Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) Provinsi Lampung kerap abai ihwal penyelesaian laporan kasus kekerasan perempuan dan anak.

Kepala Dinas PPPA Kota Bandarlampung, Maryamah, mengatakan, laporan yang masuk di UPTD PPPA Provinsi Lampung sangatlah banyak.

Dengan banyaknya laporan kasus yang diterima UPTD PPPA Lampung, menurutnya penyelesaian laporan kasus kekerasan perempuan dan anak di Lampung khususnya dari masyarakat Kota Tapis Berseri kurang cepat tanggap direspon UPTD PPPA Lampung.

Baca Juga  KMP Batumandi Terbakar, Aprozi Alam Desak Kemenhub Evaluasi Total Keselamatan Pelayaran

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka itu kan banyak laporan yang diterima dari seluruh Lampung. Jadi ada kasus yang tidak maksimal dalam penanganannya,” kata dia kepada wartawan Netizenku.com, Selasa (31/10).

Sebagai contoh, pada bulan Juni lalu, Pemprov Lampung menerima limpahan kasus pemerkosaan di Kecamatan Panjang yang menimpa gadis dengan inisial A.

Namun, kasus tersebut tidak mendapatkan pendampingan yang memadai dari UPTD PPPA Lampung. Oleh karena itu, Dinas PPPA Bandarlampung mengambil alih penanganan kasus tersebut.

Baca Juga  405 ASN Pemprov Lampung Dilantik, Gen Z Didorong Jadi Energi Baru Birokrasi

“Akhirnya Kami ambil alih dan dampingi kasus Itu. Masih banyak A yang lain,” lanjutnya.

merespon itu, Kepala UPTD PPPA, Amsir, mengatakan bahwa setiap tahun Kota Tapis Berseri mendominasi kasus kekerasan perempuan dan anak di Lampung.

Menurutnya, Pemkot Bandarlampung kurang menaruh perhatian terhadap kekerasan perempuan dan anak. Hal tersebut tercermin dari tidak dimintanya data tahunan laporan kasus yang dapat menjadi bahan evaluasi Dinas PPPA Kota Tapis Berseri.

Baca Juga  Disdikbud Lampung Gulirkan Program Double Teaching

“Mereka baru menangani kasus, ketika kasus tersebut sudah menjadi sorotan publik,” tutupnya, Senin (30/10).

Dijelaskannya, sifat UPTD PPPA Lampung langsung merespon kasus ketika mendapatkan laporan.

“Ada berita kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di media online saja langsung Kita respon cepat,” tutupnya. (Luki) 

 

Berita Terkait

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD
Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari
Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo
RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA
Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi
Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung
Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun
Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Berita Terbaru