Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menegaskan komitmennya memperbaiki tata kelola pemerintahan agar lebih bersih, transparan, dan akuntabel.
Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Hal tersebut disampaikan Bupati Novriwan Jaya saat mengikuti Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi bersama Tim Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Rapat digelar di Ruang Rapat Utama Bupati dan secara daring melalui Zoom Meeting, Panaragan, Selasa (2/9/2025).
“Kami berkomitmen penuh berkolaborasi dengan KPK RI untuk memastikan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Tubaba berjalan sesuai prinsip good governance,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam rakor tersebut, jajaran Pemkab Tubaba memaparkan sejumlah langkah perbaikan yang telah ditempuh, di antaranya penataan aset daerah, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan sistem pengadaan barang dan jasa berbasis elektronik.
Tim Korsup KPK memberikan perhatian khusus pada beberapa aspek yang masih bermasalah, seperti penertiban aset Barang Milik Daerah (BMD) yang belum tertib administrasi, optimalisasi pendapatan, perizinan, pelayanan publik, serta transparansi dalam seleksi dan tender proyek di seluruh OPD.
KPK menegaskan perbaikan dalam pengelolaan aset, pendapatan, dan pengadaan merupakan keharusan, bukan pilihan. Jika tidak segera dibenahi, potensi penindakan bisa meningkat, termasuk penyelidikan atas dugaan penyalahgunaan kewenangan maupun kebocoran anggaran.
Melalui program Korsup, KPK bertugas memantau, mengevaluasi, dan mengarahkan pemerintah daerah agar transparansi dan akuntabilitas benar-benar terwujud.
Dari rapat tersebut, diharapkan terjalin sinergi lebih kuat antara KPK dan Pemkab Tubaba dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik. (*)








