Pemerintah Pusat Tinjau Ketahanan Pangan di Lampung Selatan

eko

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (10/7/2025). Kunjungan ini difokuskan ke Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas, dan Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji.

Lampung Selatan (Netizenku.com): Kegiatan dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, Rernard Abdul Haris. Ia disambut oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, unsur Forkopimda, dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, seluruh pihak menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendorong pemberdayaan ekonomi desa. Kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan alat pertanian serta uji coba alat mesin pertanian (alsintan) di lahan petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Wakil Bupati Lampung Selatan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat. Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Radityo Egi Pratama yang sedang menjalankan agenda bersama KPK di Jakarta bersama Gubernur Lampung.

“Ini momen istimewa. Kehadiran pemerintah pusat adalah bukti nyata komitmen memperkuat sistem ketahanan pangan nasional melalui penguatan peran desa,” ujar Syaiful.

Ia juga menyoroti kondisi infrastruktur di Kecamatan Palas yang masih memprihatinkan, dengan 70 persen jalan dalam kondisi rusak berat. Ia berharap ada perhatian dan intervensi dari pemerintah pusat.

Dalam paparannya, Syaiful menyebutkan potensi besar sektor pertanian di Lampung Selatan yang mencakup 38 ribu hektare lahan sawah dan 128 ribu hektare lahan kering. Beberapa capaian produksi strategis di antaranya:

  • Padi: 335.112 ton (peringkat ke-4 Provinsi Lampung)
  • Jagung: 824.197 ton (peringkat ke-2)
  • Bawang merah: 4.000 kuintal (peringkat ke-2)
  • Pisang: 5,7 juta kuintal (peringkat ke-1)
  • Kelapa dalam: 20.340 ton (peringkat ke-1)
  • Kelapa sawit: 9.918 ton (peringkat ke-6)
Baca Juga  Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Meski begitu, sektor pertanian masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan alsintan, minimnya tenaga kerja, dan ancaman bencana alam yang memengaruhi produktivitas.

“Terima kasih atas bantuan combine harvester dari Kementerian Pertanian. Ini sangat membantu petani menekan biaya dan meningkatkan efisiensi,” katanya.

Wakil Gubernur Lampung dalam sambutannya menyoroti ironi desa sebagai penghasil utama komoditas pertanian justru masih menjadi kantong kemiskinan. Menurutnya, pembangunan ekonomi harus dimulai dari desa.

“Program Desaku Maju hadir untuk menjawab kesenjangan ini,” ujarnya.

Program tersebut akan memfasilitasi desa dengan alat pertanian modern, mesin pengering (dryer), pelatihan teknisi, digitalisasi UMKM, hingga penguatan BUMDes. Ia juga menekankan pentingnya memberi nilai tambah pada hasil pertanian.

“Kalau 3 juta ton gabah hanya dijual dalam kondisi kering, nilainya Rp20 triliun. Tapi kalau diolah jadi beras premium, nilainya bisa mencapai Rp50 triliun,” ungkap Jihan.

Baca Juga  PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Sementara itu, Rernard Abdul Haris menegaskan pentingnya pergeseran paradigma pembangunan dari sekadar pemberian bantuan menuju pemberdayaan yang berkelanjutan. Ia juga menyampaikan Instruksi Presiden (Inpres) No. 8 Tahun 2025 tentang Pengentasan Kemiskinan Ekstrem menjadi prioritas nasional.

“Paradigma harus diubah. Yang utama bukan sekadar bantuan, tapi pemberdayaan,” tegasnya.

Ia juga mengumumkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat berbasis asrama untuk anak-anak dari keluarga miskin di desa sebagai bentuk pemerataan akses pendidikan.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis combine harvester dari Kementerian Pertanian dan uji coba alsintan di lahan pertanian. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci menuju kemandirian pangan dan kesejahteraan petani. (*)

Berita Terkait

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu
PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata
Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi
Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami
PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi
Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK
PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata
Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:55 WIB

Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:52 WIB

Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:32 WIB

DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:37 WIB

Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:59 WIB

PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri

Senin, 22 Juni 2026 - 20:19 WIB

Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Imbau Orangtua Hargai Proses Tumbuh Kembang Anak

Selasa, 20 Okt 2026 - 19:13 WIB

Lampung Selatan

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:49 WIB

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran Pelaksanaan Putusan MA Terkait SDN Pagar Dewa

Senin, 19 Okt 2026 - 19:11 WIB