Pelajar atau Belum Punya KTP, Bagaimana Cara Registrasi Kartu SIM?

Redaksi

Rabu, 21 Februari 2018 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Ilustrasi: Netizenku)

(Ilustrasi: Netizenku)

Bandarlampung (Netizenku): Jangan abaikan atau anggap sepele himbauan pemerintah untuk meregistrasi kartu SIM handphone kita, kalau tak mau kena sanksi.

Bagi para pengguna kartu seluler prabayar diwajibkan mendaftarkan diri dengan menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP, serta nomor kartu keluarga (KK). Data tersebut akan diverifikasi dengan database penduduk di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Bagi pemegang kartu SIM prabayar yang \’menganggap sepi\’ peringatan ini, siap-siap saja menerima ganjaran. Tanpa registrasi, pelanggan baru yang membeli kartu SIM prabayar pada tanggal 31 Oktober 2017 atau setelahnya, tidak akan bisa mengaktifkan kartunya lagi. Sedangkan jika tidak mendaftar ulang, pelanggan lama yang telah memiliki kartu sebelum tanggal 31 Oktober 2017, bakal kena sanksi berupa pemblokiran secara bertahap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengguna kartu SIM yang sudah memiliki E-KTP, tentu tidak ada persoalan untuk menjalankan aturan tersebut. Sebab tinggal mengikuti ketentuan yang ditetapkan, maka urusannya kelar. Namun bagaimana dengan para pelajar yang belum memiliki kartu identitas? Sementara saat ini ponsel sudah bukan merupakan barang asing bagi kalangan tersebut.

Jangan risau, lantaran sudah tersedia solusi untuk itu. NIK yang tertera pada KTP semestinya sama dengan NIK yang didapat sejak lahir dan tercantum pada KK. NIK pada KK tertera di samping kolom nama anggota keluarga. Nomor KK-nya sendiri tertulis dalam ukuran besar di bagian atas KK, persis di bawah tulisan “Kartu Keluarga”.

\”Pengguna bisa memakai data dari KK saja untuk registrasi kartu SIM prabayar baru maupun lama,\” bunyi kebijakan itu, seperti disampaikan Dirjen Dinas Kependudukan dan Kantor Catatan Sipil, Zudan Arif Fakhrullah, baru-baru ini.

Dengan demikian, imbuhnya, sudah tak ada lagi alasan untuk tidak meregistrasi kartu SIM paling lambat dilakukan hingga 28 Februari mendatang. (dbs)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Mantan Ketua KI Lampung Juniardi Daftar Calon Komisioner Periode 2026–2029

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Berita Terbaru