Pasien Covid-19 di RS Abdul Moeloek dan Advent Kehilangan Hak Pilih

Redaksi

Rabu, 9 Desember 2020 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dokumentasi

Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) dan RS Advent kehilangan hak pilih di hari pemungutan suara Pilwakot Bandarlampung, Rabu (9/12).

Berdasarkan penuturan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kedaton, Wulandari, pihaknya bersama Ketua Panwaslu Kecamatan Kedaton Firdaus mendatangi RS untuk mengakomodir hak pilih pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan.

Namun pihak RS tidak mengizinkan dengan alasan terlalu berisiko.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Pihak RS tidak menghalangi cuma \’gak mau bertanggungjawab. Kalau kita memaksakan ke RS, pihak RS oke-oke saja tapi mereka enggak mau menjamin, khawatir kita tertular Covid-19,\” kata Wulandari kepada Netizenku saat ditemui di Kantor Kelurahan Penengahan Raya, Rabu (9/12).

Sementara untuk pegawai RS yang bertugas pada saat pemungutan suara hari ini, lanjut dia, KPU Bandarlampung telah menginstruksikan agar mencoblos di TPS masing-masing tempat tinggal mereka.

Kecamatan Kedaton memiliki 87 TPS dengan 3 RS di antaranya RSUDAM, RS Advent, RS DKT, dengan mata pilih lebih dari 33.000 orang dan ada yang sedang dirawat di RS. Dan ketiga RS sama-sama tidak merekomendasikan TPS Mobile.

\"Pasien

RSUDAM memiliki 7 tempat isolasi dengan 124 pasien Covid-19. \”Untuk jumlah mata pilih Bandarlampung kita kurang tahu. Dan yang isolasi mandiri belum ada laporan tapi yang sakit di rumah selain Covid-19 sudah didatangi,\” ujar Wulandari.

Dia menjelaskan sekalipun petugas difasilitasi baju hazmat, menurut pihak RS, hal itu tidak menjadi jaminan untuk tidak terinfeksi virus korona.

\”Sementara petugas KPPS kita, siap tidak siap ya memang harus siap. Kita bukan menghalangi hak untuk memilih pasien Covid-19 tapi keadaannya lagi begini, ya mau \’gimana lagi,\” tutup dia.

Ketua Panwaslu Kecamatan Kedaton, Firdaus, membenarkan hal tersebut. Pihak RS tidak merekomendasikan TPS Mobile bagi pasien Covid-19.

\”Mereka tidak merekomendasikan kita berkumpul di situ dan keliling. Memang benar kita difasilitasi alat pelindung diri (APD) tapi mereka merasa ngeri, karena setelah dari ruang isolasi kita kan melewati ruangan lain. Mereka takut,\” kata Firdaus.

Sebelumnya, pihak Panwaslu Kecamatan Kedaton telah melayangkan surat pemberitahuan untuk mengonfirmasi TPS Mobile.

\”Sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada rumah sakit untuk mendata tenaga medis dan pasien untuk dibuatkan A5, akan tetapi sampai sekarang tidak ada tembusan ke KPU Bandarlampung dan PPK Kedaton terkait data tersebut,\” ujar dia. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 22:54 WIB

Wagub Jihan Targetkan Lampung Jadi Pilot Project Eliminasi TBC Nasional

Jumat, 24 April 2026 - 22:47 WIB

Wagub Lampung Pacu Proyek Sekolah Rakyat Kota Baru Selesai Juni 2026

Jumat, 24 April 2026 - 19:20 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penataan Ulang UMKM Lampung, Stop Persaingan Tidak Sehat!

Jumat, 24 April 2026 - 18:56 WIB

Hilirisasi Komoditas, Gubernur Lampung Targetkan Kawasan Industri Way Kanan Beroperasi 2027

Jumat, 24 April 2026 - 15:56 WIB

Pemprov Lampung Segera Terapkan Kebijakan Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Sesuai STNK

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Jumat, 24 April 2026 - 11:16 WIB

Sekda Lampung Marindo Kurniawan Motivasi Lulusan Teknik Unila Hadapi Bonus Demografi dan Tantangan Masa Depan

Jumat, 24 April 2026 - 09:12 WIB

Kunjungan Komisi VII DPR RI ke Lampung, Gubernur Lampung Dorong Industri, UMKM, dan Pariwisata

Berita Terbaru

Standar kesehatan program Makan Bergizi Gratis Bandar Lampung.(ilustrasi: Netizenku)

Bandarlampung

Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:40 WIB