Pringsewu (Netizenku.com): Enam toko dan dua ruko yang berada di pasar Gadingrejo dilahap si jago merah. Petugas pemadam kebakaran, TNI, Polri dan masyarakat saling membantu dalam pemadaman kebakaran tersebut.
Menurut kepala BPBD, Edi Pamungkas, yang didampingi Kabid Darurat Logistik BPBD, Sugeng, saat di TKP mengatakan, kebakaran terjadi lebih kurang pukul 05.40 WIB, Rabu (21/10).
Sugeng menambahkan, dalam pemadaman kebakaran ini BPBD menyiapkan 5 mobil, 3 mobil pemadam kebakaran Pringsewu, 1 mobil dari Dinas Lingkungan Hidup, 1 mobil pemadam dari Pesawaran, api baru bisa dijinakkan pukul 07.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
\”Ada pun personel BPBD yang disiapkan sebanyak 30 orang, dibantu oleh Polri dalam pengamanan jalan, TNI dan masyarakat ikut membantu petugas,\” terangnya.
Di tempat yang sama Kepala Dinas Koperindag Pringsewu, Drs Masykur MM, membenarkan ada 6 toko dan 2 ruko yang terbakar di pasar Gadingrejo. Adapun nama pemilik toko tersebut Yoga Yanti jenis dagangan jilbab, Karwono jenis dagangan buku, Ratna jenis dagangan grabatan, Rita jenis dagangan grabatan, Endang jenis dagangan kosmetik.
\”Untuk sementara dugaan terjadi kebakaran dari toko Ratna karena korsleting listrik, untuk kerugian diduga lebih kurang 100 juta. Dalam kejadian ini aktivitas perdagangan di pasar Gadingrejo masih tetap berjalan seperti biasa,\” jelasnya.
Di tempat yang sama Andi Wijaya mengatakan kepada awak media, Pemerintah Kabupaten Pringsewu tetap siaga dalam menangani bencana apapun, salah satunya kebakaran melalui dinas terkait dan selalu investigasi kelapangan.
Andi menambahkan, bencana tidak ada yang menghendakinya, akan tetapi pemerintah melalui dinas terkait selalu mengimbau kepada setiap kios, toko, maupun ruko untuk selalu menjaga isolasi listrik di toko masing-masing, karena masalah listrik selalu menjadi sumber dari kebakaran.
\”Bila perlu di setiap toko harus menyiapkan pemadam api ringan untuk pertolongan pertama, dan mengimbau untuk setiap toko kedepannya harus membuat asuransi untuk menjaga dan bentuk kewaspadaan,\” tegasnya. (Rz/len)








