Nyaleg DPR RI, Vokalis Band Hijau Daun Wakafkan Diri untuk Rakyat

Redaksi

Selasa, 18 September 2018 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah (Netizenku.com): Bakal Calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dari Partai Golkar, Dedi Irawan atau yang akrab disapa Dide berniat akan mewakafkan dirinya untuk rakyat.

\”Nyaleg secara zuhud saya ingin mewakafkan diri saya untuk rakyat, menjadi penyambung lidah rakyat yang sebenar-benarnya, agar masyarakat memiliki wadah, panutan untuk mengeluhkan dan menyampaikan anspirasinya. Bukan hanya sebagai wakil-wakilan untuk kepentingan pribadi,\”ungkap pentolan Band Hijau Daun ini saat berbincang dengan Netizenku.com di Kampung Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Lamteng Selasa (18/9).

Pria kelahiran Gunung Batin (Lamteng) 14 des 1981 lalu ini menegaskan, mencalonkan diri sebagai wakil rakyat akan dilakukannya tanpa money politik. Ia mengatakan ingin menjadi wakil rakyat yang benar-benar dipilih oleh rakyat yang ingin perubahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Sekarang jika ingin mempunyai wakil-wakil rakyat yang punya tanggung jawab harus dimulai dari pemilihan jujur, bersih dan berkualitas. Rakyat harus dicerdaskan jangan selalu dibodohi,\” kata suami dari Oktivianti Ibrano itu.

Ayah dari Alya Maziira Irawan, Annisa Jinan Irawan dan Muhammad Ayubi Hakan Irawan ini mengatakan, maju dari daerah pemilihan (dapil) Lampung II dirinya akan memeperjuangkan permasalahan ketersediaan pupuk.

Menurutnya sebagian besar mata pencaharian masyarakat di dapil II ialah dari sektor pertanian dan perkebunan. Kendala utama yang menjadi permasalahan saat ini adalah ketersediaan pupuk. Dide menilai pupuk subsidi saat ini terkadang dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu.

\”Ini saya alami sendiri karena saya juga berkebun dan tau sulitnya mendapatkan pupuk dengan harga yang baik. Insya Allah kalau saya diberi amanah saya akan perjuangkan masalah ini,\” pungkas Dide. (Sansurya)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB