Nessy Kalviya-Imam Suhadi Ajukan Gugatan PHP ke Mahkamah Konstitusi

Redaksi

Kamis, 17 Desember 2020 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Tengah Nomor Urut 03, Nessy Kalviya-Imam Suhadi, mendaftarkan gugatan perkara Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) secara online ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pada laman resmi Mahkamah Konstitusi disebutkan gugatan diajukan pada Rabu (16/12) pukul 23:56:38 WIB dengan APPP Nomor: 1/PAN.MK/AP3/12/2020.

Dengan Termohon KPU Kabupaten Lampung Tengah dan Kuasa Pemohon Andana Marpaung dan Muhammad Yunus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota KPU Provinsi Lampung Antoniyus Cahyalana saat dikonfirmasi mengaku baru mengetahui hal tersebut.

\”Coba konfirmasi ke KPU Lampung Tengah,\” singkat dia saat dihubungi Netizenku, Kamis (17/12).

Anggota KPU Lampung Tengah M Riki Fajrin membenarkan Pasangan Calon Nomor Urut 03 Nessy Kalviya-Imam Suhadi mengajukan gugatan ke MK.

\”Iya tapi saya belum pasti ya karena saya belum cek di laman MK yang saya ketahui gugatan itu masuk sekitar pukul 23:56 WIB semalam. Itu dari paslon nomor 3,\” ujar Fajrin.

Berdasarkan hasil hitung perolehan suara Sirekap di laman KPU RI pertanggal 17 Desember 2020 pukul 15:15:04 WIB dengan data masuk 99,83 persen diketahui Pasangan Calon Nomor Urut 01 Loekman Djoyosoemarto-Ilyas Hayani Muda (128.758), Musa Ahmad-Ardito Wijaya (322.421), Nessy Kalviya-Imam Suhadi (189.706).

Saat ini Pasangan Calon Nomor Urut 03 Nessy Kalviya-Imam Suhadi melalui kuasa hukumnya, Yuri Putra Tubarat, menjadi Pelapor atas dugaan pelanggaran administrasi terstruktur, sistematis, masif di Bawaslu Provinsi Lampung. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Berita Terbaru