Muhtadi Sebut Kondisi Politik Pengaruhi Investasi di Bandarlampung

Leni Marlina

Kamis, 5 Desember 2024 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Bandarlampung, Muhtadi Arsyad Temenggung. (Leni/Netizenku)

Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Bandarlampung, Muhtadi Arsyad Temenggung. (Leni/Netizenku)

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Bandarlampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, menerangkan target investasi di Provinsi Lampung tahun 2024 ini berada pada angka Rp12.96 triliun.

Bandarlampung sendiri memiliki target Rp3.24 triliun, dengan capaian hingga saat ini yakni baru Rp1.56 triliun atau 48 persen. Target realisasi tersebut menurut pria berkacamata ini, merupakan investasi pada saat pelaku usaha sudah mengoperasionalkan kegiatan usahanya.

“Di Bandarlampung saat ini sudah masuk triwulan IV, namun masih diangka tersebut, salah satunya karena situasi politik, jadi memang para pelaku usaha ini melihat, bagaimana stabilitaa politik, kemudian juga proyek ini tidak selesai dalam satu tahun,” ujarnya dalam diskusi publik energi dan investasi seimbangkah? yang dihelar PWI Lampung, di Ballroom Horison Hotel, Kamis (5/12/2024).

Baca Juga  BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilanjutkannya di Kota Bandarlampung ada beberapa hotel yang sudah melakukan pengurusan ijin, dan audah dikeluarkan persetujuan bangunan gedung (PBG), kemudian ada penambahan apartemwn dari grup BW dan baru tahun lalu dikeluarkan PBG, serta ada grup dari Bukit Randu yang akan membangun water park, mini zoo yang ada di Tirtayasa yang didalamnya juga terdapat hotel, namun hingga saat ini baru berupa persiapan dokumen.

“Artinya belum merealisasikan investasinya, tetapi hotel yang sudah jelas itu dua hotel yang sudah membangun yang ada di Sultan Agung dan juga yang ada di Jenderal Sudirman,” ujarnya.

Menurut data investasi yang diambil setiap tahun, ia menjabarkan jika itu ada peningkatan investasi dari 2020-2024 selalu meningkat, dengan sektor penyumbang terbesar yakni sektir tersier diantaranya perdagangan, hotel, restorab, perumahan, kawasan kantor dan lainnya, sebesar 77.41 persen diikuti sektor sekunder diikuti sekunder 20.38 persen, berupa industri pengolahan.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

“Dengan kondisi ini maka ada hubungan energi dan investasi, karena kita ada kawasan industri, kalau kondisi stabil, nilai tukar rupiah juga baik, tidak menutup kemungkinan kawasan industri akan dilirik investor,” katanya.

Untuk itu kebutuhan energi listrik sangat menentukan, selain itu juga kebutuhan lain yang menjadi hal utama, yakni ketersediaan air bersih. Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta direktur PDAM untuk mengecek kapasitas produksi Wayrilau, mampu atau tidak memenuhi kebutuhan investasi, seperti perumahan.

Baca Juga  Puskesmas di Bandar Lampung Adu Kreativitas Edukasi Kesehatan Lewat Media Sosial

Dilihat dari jumlah Nomor Induk Berusaha yang diterbitkan di Kota Bandarlampung, Itu lebih dari 15.000. Sehingga para pelaku UMKM sudah pasti menggunakan energi listrik dan air dalam usahanya.

“Untuk perijinan ini, pemerintah pusat sudah mengeluarkan UU Cipta Kerja yang turunannya diantaranya PP No 5 Tahun 2021tentang perijinan berusaha berbasis resiko, disitu pemerintah memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mengurus ijinnya melalui aplikasi OSS dan PBG di aplikasi si BG, nah ketersediaan aplikasi ini memudahkan masyarakat mengurus proses perijinan. Pemkot Bandarlampung sangat welcome terhadap investasi, silahkan berinvestasi tetapi tetap ikut aturan dan sesuai ketentuan, karena ada beberapa yang telah ditindak tegas, karena ijinnya tidak sesuai dengan kegiatan usaha yang dilakukan,” tutupnya. (Leni)

Berita Terkait

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan
Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:24 WIB

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Bupati Tubaba: Disiplin Kunci Raih Cita-cita

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Naik Vespa Bersama Komunitas Motor, Bupati dan Wakil Warnai Upacara HUT ke-81 RI di Tubaba

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Bupati-Wabup Tubaba Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Kapolres Tubaba Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Targetkan Rp50 Miliar Berputar di Tiyuh, Tubaba Genjot Permodalan Lewat TubabaQ Berdaya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Gunung Agung Juara Tubaba Football League U-17, Bupati Dorong Pembinaan Talenta Muda Berkelanjutan

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB

Pringsewu

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:25 WIB

Pringsewu

Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:23 WIB

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB