Miris, Warga Waylima Terima BNPT Tak Layak Konsumsi

Redaksi

Rabu, 22 April 2020 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, M. Nasir prihatin dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Waylima, yang tak layak dikonsumsi. Bantuan senilai Rp200.000 itu berupa beras 10 kg, kacang ijo 1,4 kg, telur 15 butir, wortel 1 kg dan buah apel 1 kg. Namun, sangat disayangkan khususnya wortel dan apel yang sudah dalam kondisi membusuk.

\”Ini tugas Dinas Sosial agar segera mengecek informasi ini. Satgas pangan harus segera turun tangan sebagai pengawas program ini,\” minta Nasir, Selasa (21/4).

Sementara itu, adanya BPNT yang tak layak dikonsumsi ini berawal dari informasi dari Arif Toni, Ketua Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Kabupaten Pesawaran, mendapat laporan dari warga yang memperoleh bantuan tersebut jika BPNT itu dibagikan ke warga dalam kondisi tidak layak untuk dikonsumsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Setelah kami cek laporan warga, kami mendapatkan BPNT yang berupa beras, kacang ijo, telur, wortel dan apel tidak layak konsumsi, khususnya wortel dan apel karena sudah pada busuk, ini sama saja merendahkan orang Pesawaran, apel busuk dan wortel busuk kita disuruh makan,\” sesal Arif Toni.

Terkait hal itu, Ketua Garda Pesawaran, Sabturizal. Dirinya sangat menyayangkan dan sekaligus prihatin kondisi BPNT yang didistribusikan lewat e-warung kepada masyarakat ini terdapat komoditas yang tak layak konsumsi.

\”BPNT inikan untuk orang, bukan hewan. Ngapain ngasih barang busuk,” sesalnya.

Untuk itu mereka berharap agar pemerintah tidak asal mendistribusikan barang dari BPNT.

\”Tolong ini bantuan untuk masyarakat, dan setiap bulan dibagikan, jadi jangan sampai masyarakat kecewa,\” tegasnya. (Soheh/len)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB