Liwa (Netizenku.com): Anggota Komisi I DPR RI, Mukhlis Basri, sejak pandemi Covid-19 melanda Lampung, secara intens memberikan berbagai bantuan kepada masyarakat yang terdampak.
Mukhlis yang merupakan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil Lampung I tersebut, sudah menyalurkan berbagai bentuk bantuan, dari sembako dan alat pelindung diri. Terakhir, Kamis (29/7) melalui DPC PDI Perjuangan Lampung Barat dia menyerahkan 200 paket sembako.
“Alhamdulillah hari ini saya kembali bisa berbagi kepada masyarakat Lampung Barat yang sedang menjalani isolasi mandiri maupun yang sedang menjalani perawatan di sarana kesehatan, mudah-mudahan sedikit bantuan ini dapat meringankan beban keluarga kita yang sedang tertimpa musibah,” kata dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Lampung Barat dua periode tersebut berharap, masyarakat yang sedang menjalani isolasi dan perawatan untuk tetap semangat menjalani isolasi, karena dengan semangat akan menjadi obat yang paling mujarab, seraya tetap menjalankan protokol kesehatan.
“Obat yang paling mujarab untuk penyembuhan pasien Covid-19 adalah semangat, untuk itu saya meminta selama menjalani isolasi sesuai yang disarankan tenaga kesehatan tetap optimis, gembira, dan mudah-mudahan bantuan itu akan menjadi penyemangat,” harapnya.
Dikatakan Mukhlis, Covid-19 masih ada di lingkungan terdekat, maka yang harus dilakukan untuk mencegah penularan adalah dengan menjalankan protokol kesehatan. Maka dia mengajak seluruh kader PDI Perjuangan untuk peduli terhadap masyarakat yang sedang terdampak.
“Apa yang saya lakukan ini harus dilakukan juga oleh seluruh kader PDI Perjuangan, karena harus kita sadari bahwa menjadi tugas kita bersama sebagai partai wong cilik, untuk berada di garis terdepan saat masyarakat sedang dalam kesusahan, minimal dengan tetap mengkampanyekan tentang pentingnya menjalankan protokol kesehatan,” harapnya.
Di tengah masa sulit seperti saat ini, Mukhlis berharap masyarakat tidak termakan berita-berita hoaks, yakinlah bahwa apapun program yang dilakukan oleh pemerintah itu merupakan yang terbaik, termasuk gerakan vaksinasi.
“Banyak orang tidak bertanggungjawab dengan menyebarkan berita bohong atau hoaks, termasuk tentang vaksinasi, untuk itu saya mengajak apabila ada program vaksin di lingkungan masing-masing, masyarakat jangan ragu, karena itu sebagai salah satu ikhtiar kita untuk terhindar dari tertular dan meminimalisir dampak virus asal Wuhan tersebut,” tandasnya. (Iwan/len)








