Maknai Hari Santri Nasional, Mukhlis Basri Ingin Kembalikan Masjid sebagai Sentral Perkembangan Umat

Redaksi

Senin, 22 Oktober 2018 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat (Netizenku.com): Dalam memaknai momentum hari Santri Nasional 2018, Politisi Partai PDI Perjuangan Lampung, Mukhlis Basri, mengajak ummat Islam kembali memakmurkan Masjid dengan tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi sebagai sarana pengembangan ekonomi ummat.

Hal tersebut disampaikan pengurus NU Lampung ini, saat bersama panitia pembangunan Masjid Nurul Huda dusun Sukadamai  desa Malangsari kecamatan Tanjungsari Lampung Selatan.

Berdasarkan riwayat Nabi Muhammad SAW ketika hijrah dari Makkah ke Madinah, lanjut Mukhlis, hal yang pertama dilakukan adalah membangun masjid sebagai sarana ibadah, menguatkan rasa persaudaraan, mempelajari Islam baik tentang ibadah maupun muamalah.

Baca Juga  Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Pada zaman Rasulullah, Masjid tidak hanya sebatas tempat ibadah dan mempelajari tentang Islam tetapi juga sebagai sarana membangun ekonomi ummat pada masa itu,\” kata dia kepada Netizenku.com, Senin (22/10).

Mukhlis yang merupakan Caleg DPR RI Nomor urut 4 dari PDI Perjuangan pada Pemilu 2019, menggambarkan saat ini cukup banyak masjid yang berdiri megah dan mewah, tetapi ekonomi jamaahnya jauh dari sejahtera.

Baca Juga  KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

\”Kedepan saya akan memperjuangkan ibu-Ibu pengajian dan majelis taklim yang selama ini memakmurkan masjid dengan memperdalam ilmu Islam, dengan program pelatihan wirausaha, ilmu tentang pengelolaan koperasi, permodalan dan pengembangan pasar,\” jelas Mukhlis.

Salah satu yang bisa dilakukan pemerintah untuk ibu-ibu pengajian dan majelis taklim kata Mukhlis, yakni memberikan pelatihan pembuatan kerajinan tangan, apalagi di zaman sekarang pasar penjualan hasil kerajinan tersebut bisa dilakukan via online.

Baca Juga  Lampung Barat Banget: ASN Jadi ATM? TPP Dipotong, Iuran Koperasi Mau Dilipatgandakan

\”Kalau ibu-ibu pengajian dan majelis taklim punya keahlian membuat kerajinan, tentu akan membantu ekonomi keluarga yang berimbas positif pada peningkatan kesejahteraan, dan mereka bisa memanfaatkan penjualan melalui media online,\” tandas Mukhlis, seraya mengatakan di Lampung saat ini kelompok pengajian sudah merata hingga ketingkat RT. (Iwan)

Berita Terkait

KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet
Lampung Barat Banget: ASN Jadi ATM? TPP Dipotong, Iuran Koperasi Mau Dilipatgandakan
PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Mukhlis Basri, Dapat Penugasan Baru Sebagai Ketua Ranting
Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:21 WIB

Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda Perkuat Akses Desa Sukaraja

Senin, 30 Maret 2026 - 20:06 WIB

Bupati Pesawaran Sampaikan LKPJ 2025

Senin, 30 Maret 2026 - 18:43 WIB

Halal Bihalal Pemkab Pesawaran, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:22 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Destinasi Wisata Lokal Saat Libur Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:18 WIB

Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:07 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB