M Nasir Tekankan Diskresi Anggaran Terencana Matang

Redaksi

Rabu, 8 April 2020 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, M. Nasir, meminta kepada pihak pemkab setempat, untuk rencana diskresi anggaran guna penanganan dan pencegahan virus Corona (Covid-19) di wilayah Andan Jejama harus direncanakan dengan benar dan matang. Jangan sampai malah dengan adanya wabah ini dana diskresi tersebut justru dijadikan ajang bancakan.

Pernyataan ini disampikan Nasir yang juga bakal calon bupati, usai dirinya bersama kader DPC PDIP melakukan baksos yang ke 12 kalinya di dua desa, yakni Desa Gunung Rejo dan Desa Mulyo Sari, Kecamatan Wayratai, Rabu (8/4).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

\”Sekarangkan kita lagi menyusun anggaran baik APBdes kalau di desa, APBD di Pemkab, anggaran diskresi ini itu tidak bisa diajukan berulang-ulang, harus direncanakan dulu semua dengan benar dan matang serta skala prioritas, yang selama ini disampaikan oleh berbagai pihak termasuk DPRD,\” ujar Nasir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, persoalannya hingga saat ini pengajuan untuk anggaran diskresi tersebut belum diajukan ke pihak DPRD.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

\”Sampai hari ini belum kami terima, hanya kemarin ketua TPAD Sekda mengutus asisten III dan kabag keungan, hanya ngobrol diskusi. Nah, sekarang masih saya tunggu pengajuannya secara resmi, artinya rincian anggaran dan program mana yang ditata untuk diperuntukkan guna penanganan Covid-19,\” ungkap Nasir.

Lebih lanjut, Nasir mengutarakan, untuk pengalihan anggaran ini, bisa didapat dari pos-pos anggaran rutin yang memang tidak dipakai, misalnya anggaran perjalanan dinas dan pembelian ATK.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

\”Sebenarnya banyak pos-pos anggaran yang memang bisa digeser untuk penanganan Covid-19 ini, banyak anggaran rutin yang diperkirakan tidak dipakai, misalnya perjalanan dinas, anggaran ATK, termasuk kegiatan yang memang tidak mungkin dilaksakan, kalau kita lihat bahwa virus ini juga masih terus meningkat artinya termasuk anggaran Pilkada juga bisa dialihkan untuk itu, karena kalau hitungan kita bisa dipastikan sulit melaksanakan Pilkada di tahun ini sebelum virus ini hilang,\” ucapnya. (Soheh/len)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Minggu, 4 Okt 2026 - 21:07 WIB