LSM di Lamtim Usut Alokasi Dana Desa untuk Pelatihan Jurnalistik

Redaksi

Kamis, 17 Mei 2018 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com):
Beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Lampung Timur mempertanyakan manfaat adanya kegiatan pelatihan jurnalis bagi perangkat desa yang dikordinir oleh BPMPD Lamtim bersama salah satu perusahan media, di Hotel Horison, 25 April lalu.

Pasalnya, kegiatan tersebut diduga menggunakan anggaran dari dana desa. Ketua LSM TEGAR Lamtim,  Ashari Nizar mengatakan, beberapa hari lalu, pihaknya mendapat informasi bahwa ada pelatihan jurnalistik bagi para kepala desa yang dilakukan oleh BPMPD Lamtim bersama salah satu perusahaan media, dan biaya dana pelatihan tersebut dibebankan untuk 264 desa yang ada di kabupaten Lampung Timur.

Informasi yang didapatnya,  setiap desa dipungut dana sebesar Rp 2.910.000 untuk pelaksanaan pelatihan jurnalis desa di hotel Horison Bandarlampung tersebut. Anehnya, kegiatan yang dilakukan tersebut untuk pelatihan jurnalis, tetapi yang mengikuti kegiatan tersebut bukan para jurnalis melainkan para kepala desa yang ada di Lamtim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Bagaimana mungkin dana desa dipergunakan untuk pelatihan jurnalis bagi kepala desa, maka kami nilai kegiatan itu tidak tepat sasaran, sehingga dana sebesar Rp2.910.000 per desa tersebut terkesan terbuang begitu saja. Selain kegiatannya gak tepat, dana yang dipergunakan sangat besar. Kalau dihitung secara keseluruhan, maka anggaran yang dipergunakan untuk pelatihan jurnalis desa tersebut sangat besar. Aturan dana sebesar tersebut dapat dimanfaatkan pihak desa untuk kegiatan pembangunan desa,\” jelasnya, Kamis (17/5).

Terkait pelatihan jurnalistik ini, pihaknya sudah pernah bertaber pada Kadis PMPD. \”Dari hasil kordinasi yang kami lakukan dengan Kadis PMPD Lamtim Syahrul, dana untuk kegiatan pelatihan jurnalis itu diambil dari dana desa. Dan anehnya lagi, tujuan kegiatan pelatihan jurnalis tersebut bertujuan agar para Kepala Desa tidak takut untuk menghadapi para wartawan. Dalih yang disampaikan kadis PMPD tersebut sangat tidak masuk akal. Kenapa para Kades harus takut pada wartawan, kalau para Kades menjalankan kegiatannya sesuai dengan aturan yang ada,\” tukasnya.

Yang jelas, menurutnya, pelaksanaan kegiatan pelatihan jurnalis bagi Kades tersebut menimbulkan prasangka buruk. \”Bagaimana kita tidak curiga, apa hubungan pelatihan jurnalis dengan Kades, apa para kades tersebut mau dibuat jadi wartawan. Kemudian, bagaimana mungkin dana desa yang dikucurkan pemerintah untuk pembangunan desa, dipergunakan untuk kegiatan pelatihan jurnalis bagi para kades. Kami menduga dana yang dipergunakan untuk pelatihan tersebut tidak ada dalam item rincian anggaran dana desa. Masa ada rincian anggaran dana desa untuk pelatihan jurnalis, itu hal yang tidak mungkin,\” urainya.

Pihaknya berharap, agar dana desa yang ada di Lamtim ini dapat dipergunakan sesuai manfaatnya. \”Kalau menurut kami, seharusnya anggaran desa yang ada di desa tersebut dipergunakan untuk kegiatan pembangunan desa, sehingga desa yang ada di Lamtim ini dapat lebih maju dan masyarakat lebih sejahtera,\” ungkapnya. (Nainggolan)

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 April 2026 - 10:51 WIB

Bupati Lamsel Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan

Rabu, 29 April 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Lampung Selatan Matangkan Penerapan LLTT

Rabu, 29 April 2026 - 01:12 WIB

13 “Wanita Helau” Warnai Peringatan Hari Kartini di Lamsel

Rabu, 29 April 2026 - 01:08 WIB

Jalan Bumi Daya–Trimomukti Diresmikan, Akses Ekonomi Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 01:05 WIB

Jalan Lubuk Dalam–Way Urang Dorong Wisata dan Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 01:01 WIB

Shobat di Tanjung Sari, Bupati Egi Beri Hadiah Umrah

Rabu, 29 April 2026 - 00:58 WIB

Pemkab Lamsel–Taspen Perkuat Layanan ASN di MPP

Berita Terbaru

Lampung

Pansus LKPj DPRD Lampung Soroti Ketidaksinkronan Data

Rabu, 29 Apr 2026 - 19:47 WIB

Seorang guru memperlihatkan perbedaan porsi bernilai Rp2000 hanya terletak pada kepalan nasi yang berukuran sedikit lebih besar. (Foto: Netizenku)

Celoteh

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:27 WIB

Lampung Selatan

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:01 WIB