Lomba Kesrak PKK Tingkat Nasional, SDN 30 Gedong Tataan Diliburkan

Redaksi

Selasa, 19 Maret 2019 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Verifikasi lapangan lomba kesrak PKK-KKBPK- kesehatan tingkat nasional yang diadakan di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedong Tataan, yang menjadi perwakilan Kabupaten Pesawaran, dinilai telah menggadaikan hak kegiatan belajar para murid SDN 30 Gedongtataan.

Pasalnya, penilaian lomba kesrak ini menggunakan lapangan sekolah yang dengan terpaksa para dewan guru ini harus memulangkan para muridnya lebih awal yakni sekitar pukul 08.0O Wib. Padahal semestinya bila dihari-hari biasa mereka pulang pukul 13.10 Wib.

\”Pagi tadi mereka para murid ini sempat masuk sekolah, tapi sekitar pukul 08.00 Wib mereka dipulangkan lantaran tempatnya mau digunakan untuk tempat acara seremoni kegiatan penilaian lomba Kesrak PKK-KKBPK- kesehatan tingkat nasional,\” kata salah satu warga setempat yang ikut meramaikan acara itu kepada netizenku.com, Selasa (19/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, meskipun pada saat acara tersebut banyak dewan guru yang ada dan hadir menonton bahkan ikut menikmati kegiatan tersebut, tak satu pun ada yang mau memberikan komentar apalagi menjelaskan, perihal tentang mengapa hanya karena acara lomba kesrak tersebut hingga sampai memulangkan para murid yang ada yang dinilai telah merampas hak murid untuk melaksanakan kegiatan belajar.

Baca Juga  Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

\”Waduh mas saya kurang paham dengan dipulangkannya para murid ini coba tanya langsung ama kepela desanya saja, karena ini acara desa, kami takut salah jawab,\” ungkap salah satu dewan guru yang tidak mau menyebutkan namanya.

Sedangkan terkait hal itu , Kepala Desa Bogorejo Hermansyah menjelaskan, kalau Desa Bogorejo tidak memiliki lahan lain seluas seperti yang ada di SDN 30 Gedongtataan.

\”Kenapa kita gunakan lapangan di SDN 30, karena saat ini kita tidak punya lapangan dan lahan lain seluas yang ada di sekolahan tersebut. Yang kebetulan juga murid- murid yang ada meskipun tidak libur sekolah, mereka ini baru saja selesai ulangan dan kita juga sudah koordinasi ke pihak dewan gurunya. Menurut mereka para dewan guru kegiatan ini tidak mengganggu kegiatan belajar mereka para murid,\” sanggahnya.

Baca Juga  Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

Sementara, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona pada acara tersebut dalam sambutannya mengaku sangat bangga, karena Desa Bogorejo bisa mewakili Pesawaran pada lomba kesrak tingkat nasional.

\”Desa Bogorejo bisa mewakili Pesawaran ini juga merupakan menjadi sebuah prestasi dan harus kita tingkatkan karena lomba kesrak ini bukan sekedar ajang gengsi serimonial saja.lebih memberdayaakan pokja- pokja yang ada didesa- desa,\” kata Dendi.

Diutarakan Dendi, pada lomba tersebut sebenarnya bukan rewardnya yang dikejar melainkan ada sistem program keberlanjutannya dari program ini sehingga 18 program dan indikator-indikator yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat, dapat diaplikasikan di Pesawaran.

\”Sebenarnya kami di sini hanya memberikan dukungan dan suport serta mendorong bagaimana Desa Bogorejo ini meraih juara sesuai yang diharapkan, Kalau ada jalan yang rusak kami perbaiki. Karena saya rasa wajarlah karena kalau kita mau hajat juga kita pasti bebersih,\” ucapnya.

Baca Juga  Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Sedangkan menurut Komari selaku Ketua Tim Verifikasi lomba PKK tingkat  nasional saat diwawancarai oleh sejumlah media menjelaskan, bahwa lomba kesrak ini  sebenarnya bukan sebuah penilaian. Tapi merupakan pemberian apresiasi pusat dari yang baik ke yang terbaik. \”Jadi ini kan program kesatuan gerak PKK KKB kesehatan, jadi penyatuan program antara BKKBN yaitu program KKBPK  dengan program PKK ini setiap tahun dalam rangka meningkatkan kerjasama pembinaan itu setiap tahun dilakukan evalusi, kemudian dilakukan penilaian-penilaian dalam arti bukan pertandingan. Artinya dalam apa yang mereka lakukan yang terbaik dari yang baik. Dari 12 provinsi 12 kabupaten diambil dari seluruh indonesai salah satunya untuk Lampung yakni Kabupaten Pesawaran,\” jelas Komari. (Soheh)

Berita Terkait

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM
Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program
Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I
Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung
PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan
DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP
DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP
DPD NasDem Pesawaran Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Berita Terbaru